Geger Ledakan Gas Elpiji di Atas Truk, Kecelakaan Maut di Samarinda Tewaskan Driver Asal Kutim

GelanggangNews – Warga di kawasan Jalan IR Sutami, Samarinda, Kalimantan Timur, digegerkan dengan suara dentuman keras yang berasal dari sebuah truk bermuatan sembako pada Selasa (27/1/2026) malam. Insiden maut yang diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji tersebut merenggut nyawa sopir truk berinisial FL, warga Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Kronologi Kejadian: Meledak Saat Persiapan Berangkat

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 18.30 WITA di area parkiran ruko. Saat itu, korban baru saja selesai memuat berbagai kebutuhan sembako dan barang pecah belah yang rencananya akan diantarkan ke wilayah Kutai Timur.

Nahas, saat korban sedang berada di atas bak truk untuk menutup muatan dengan terpal, ledakan hebat tiba-tiba terjadi.

“Korban ini driver truk pengangkut sembako. Setelah selesai memuat barang, korban hendak menutup bak truk menggunakan terpal. Diduga ada kebocoran gas yang tersulut api sehingga langsung terjadi ledakan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Ipda Novi Hari, Rabu (28/1/2026).

Dahsyatnya Ledakan: Bak Truk Terlempar 5 Meter

Kuatnya tekanan gas membuat insiden ini menjadi kecelakaan maut yang sangat mengerikan. Bak truk dilaporkan terlempar hingga sejauh lima meter dari titik semula. Akibatnya, korban terpental dan mengalami luka serius di bagian kepala hingga dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Seorang saksi mata, Andi, menceritakan suasana mencekam saat kejadian. “Suaranya keras sekali, warga sempat panik dikira tabrakan kendaraan atau ruko yang meledak. Pas kami dekati, tabung gas sudah berserakan dan ada orang tergeletak tidak bergerak,” tuturnya.

Penyelidikan Polisi dan Evakuasi

Di dalam truk tersebut diperkirakan terdapat lebih dari 100 tabung gas elpiji 12 kilogram. Tim kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari tahu sumber api yang memicu ledakan.

  • Status Korban: Jenazah FL telah dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk proses otopsi.

  • Tindakan Aparat: Polisi masih mendalami jumlah pasti tabung yang meledak dan mengamankan area sekitar guna mencegah ledakan susulan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebocoran gas tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *