Doktor Lulusan Eropa Ini Kembali Raih Gelar Sarjana Hukum di UT: “Mimpi Tak Boleh Ditunda”

Jakarta, www.gelanggangnews.com – Sosok Choirul Anam kembali mencuri perhatian publik. Meski sudah bergelar doktor dari universitas ternama di Eropa, ia justru memilih untuk kembali menempuh pendidikan sarjana di bidang hukum. Sebuah langkah yang jarang dilakukan oleh lulusan S3 sepertinya.

Anam, yang menyelesaikan studi doktoral di Charles University, Republik Ceko pada 2023 lalu, kini resmi lulus sebagai Sarjana Hukum (S.H.) dari Universitas Terbuka (UT). Kelulusannya dikukuhkan pada wisuda UT yang digelar pada 29 Juli 2025 bersama 1.473 wisudawan lainnya di UTCC, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

“Saya ingin memahami fondasi keadilan secara mendalam. Belajar hukum bukan sekadar mengejar gelar, tapi sebagai bekal dalam perjuangan membela demokrasi dan hak asasi manusia,” ujar Anam dalam keterangan tertulis yang diterima GelanggangNews.

Dari Desa Kecil ke Eropa, Kembali ke Dasar

Lahir di Bangkalan, Madura, dari keluarga sederhana, Anam menuturkan bahwa pendidikan tinggi dulu terasa seperti mimpi yang jauh. Namun tekadnya membawanya menapaki jenjang akademik luar biasa: S1 Akuntansi dan S2 MPKP dari Universitas Indonesia (UI), hingga meraih gelar PhD dalam 3 tahun 4 bulan di Eropa.

“Kemiskinan bukan alasan untuk menyerah. Justru dari situ saya belajar bahwa mimpi harus diperjuangkan, bukan ditunda,” ungkapnya.

Setelah pulang ke Tanah Air, Anam memilih kembali ke jalur dasar akademik dengan mengambil S1 Hukum di UT. Keputusan ini dilandasi keinginan untuk memahami sistem hukum Indonesia secara formal dan menyeluruh.

Bukti Pendidikan Tak Mengenal Batas

Rektor Universitas Terbuka, Dr. Muhammad Yunus, menyatakan rasa bangganya atas dedikasi Choirul Anam. Menurutnya, langkah Anam menjadi bukti bahwa pendidikan terbuka bersifat inklusif dan adaptif, bisa diakses siapa saja tanpa memandang usia atau latar belakang akademik.

“UT bangga menjadi bagian dari perjalanan akademik Anam. Ini menunjukkan bahwa belajar bisa dilakukan kapan saja, dari mana saja, dan tidak pernah ada kata terlambat,” tutur Yunus.

Dengan gelar barunya, kini Anam telah mengantongi dua gelar sarjana, satu gelar magister, dan satu gelar doktoral. Meski demikian, ia tak pernah merasa cukup.

“Kadang orang merasa sudah tinggi gelarnya, lalu berhenti belajar. Padahal dari fondasi dasarlah kita bisa membangun pijakan yang kokoh,” tutupnya.


📚 Simak kisah inspiratif lainnya hanya di www.gelanggangnews.com – Sumber berita pendidikan, tokoh, dan prestasi anak bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *