GelanggangNews.com – Aksi protes besar-besaran bertajuk “Indonesia Gelap” terus menggema di berbagai kota di Pulau Jawa. Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan menuntut pencabutan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025, yang mereka nilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap dunia pendidikan.
🎓 Pendidikan Bukan Komoditas!
Mahasiswa menilai Inpres tersebut sebagai upaya terselubung untuk memangkas anggaran pendidikan dan mendorong komersialisasi kampus. Tuntutan mereka jelas: cabut Inpres 1/2025, hentikan privatisasi pendidikan, dan buka transparansi anggaran negara.
💥 Titik Panas Aksi:
Semarang: Massa melempar kotoran sapi ke kantor Gubernur Jawa Tengah dan gedung DPRD.
Surabaya: Aksi simbolik pembakaran keranda pendidikan, bentrok dengan aparat, dan dibubarkan dengan water cannon.
Yogyakarta: Aksi teatrikal dan orasi terbuka dari berbagai elemen mahasiswa lintas kampus.
Tasikmalaya: Longmarch dan orasi di pusat kota menyuarakan keresahan rakyat kecil.
📢 Tagar yang Menggema:
#IndonesiaGelap#CabutInpres2025#PendidikanUntukRakyat
🏛️ Respon Pemerintah:
Pihak Istana mengklarifikasi bahwa Inpres ini bertujuan “mengoptimalkan anggaran negara”, bukan memangkas hak rakyat. Namun, mahasiswa menolak narasi tersebut dan menegaskan bahwa pendidikan adalah hak, bukan komoditas.
Gelanggang News akan terus mengikuti perkembangan aksi ini secara langsung dari lapangan.
Baca selengkapnya dan pantau update terbaru hanya di:
👉 https://gelanggangnews.com











