Jakarta — Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pengguna ponsel Xiaomi dan Poco. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu resmi merilis daftar perangkat yang tidak akan mendapatkan pembaruan sistem operasi Android 16, yang diperkirakan mulai diluncurkan Google pada akhir tahun 2025. Keputusan ini menjadi bagian dari kebijakan siklus dukungan perangkat (software support lifecycle) yang umumnya berlaku selama dua hingga tiga tahun sejak peluncuran produk.
Menurut laporan yang dirilis melalui laman resmi MIUI Community Global, sejumlah model Xiaomi dan Poco yang sudah berusia lebih dari tiga tahun kini tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima pembaruan sistem operasi utama. Meski begitu, sebagian perangkat masih akan menerima security patch atau pembaruan keamanan berkala selama beberapa bulan ke depan.
Berikut adalah daftar lengkap HP Xiaomi dan Poco yang tidak akan mendapat update Android 16:
📱 Xiaomi Series
Xiaomi 11 Lite 5G NE
Xiaomi 11T dan 11T Pro
Xiaomi Mi 11 Lite 4G
Xiaomi Mi 10T dan Mi 10T Pro
Xiaomi 12X
Xiaomi Pad 5
📱 Redmi Series
Redmi Note 10, Note 10 Pro, dan Note 10S
Redmi Note 11 4G
Redmi 10 (2021) dan Redmi 10C
Redmi 9T dan Redmi 9C
📱 Poco Series
Poco F3 dan F3 GT
Poco X3 NFC dan Poco X3 GT
Poco M3 dan Poco M4 Pro 4G
Poco C40
Pihak Xiaomi menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas performa dan kompatibilitas perangkat keras dengan versi sistem operasi terbaru. “Setiap versi Android memerlukan peningkatan signifikan pada sistem keamanan, AI, dan pengelolaan daya. Tidak semua chipset lama dapat mendukung optimasi tersebut secara maksimal,” demikian pernyataan resmi Xiaomi Global Software Team.
Bagi pengguna yang terdampak, Xiaomi tetap membuka opsi untuk menggunakan antarmuka HyperOS, sistem baru pengganti MIUI yang dikembangkan dengan basis Android 15. HyperOS diklaim akan terus mendapatkan pembaruan rutin, terutama pada aspek keamanan, fitur privasi, serta integrasi dengan ekosistem smart home Xiaomi.
Namun demikian, banyak pengguna mengungkapkan kekecewaan di forum komunitas global. Mereka menilai, beberapa model seperti Xiaomi 11T Pro dan Poco F3 masih memiliki performa mumpuni dengan prosesor Snapdragon kelas tinggi, sehingga layak mendapatkan dukungan sistem operasi lebih lama.
Menanggapi kritik tersebut, Xiaomi menyatakan akan meninjau kembali beberapa model tertentu berdasarkan tingkat permintaan pengguna. “Kami mendengarkan komunitas kami. Jika terdapat kebutuhan signifikan, kami akan mempertimbangkan pembaruan tambahan melalui proyek Extended Software Support,” tulis perwakilan Xiaomi dalam tanggapan resminya.
Sementara itu, analis teknologi dari TechRadar Asia, Lim Wei Han, menilai bahwa keputusan Xiaomi mengikuti pola industri smartphone global. “Kebanyakan produsen kini membatasi dukungan Android besar hingga tiga versi untuk menjaga efisiensi dan kompatibilitas perangkat. Samsung dan Google saja baru mulai memperpanjang dukungan hingga tujuh tahun, tapi dengan harga produk yang lebih premium,” ujarnya.
Meski tidak mendapat Android 16, para pengguna masih dapat mempertahankan performa perangkat melalui custom ROM seperti LineageOS atau HyperOS versi modifikasi yang banyak dikembangkan oleh komunitas global. Namun, Xiaomi mengingatkan agar pengguna berhati-hati karena instalasi firmware tidak resmi dapat membatalkan garansi serta menimbulkan risiko keamanan.
Bagi para pemilik HP yang masuk daftar “pensiun” ini, kini saatnya mempertimbangkan untuk beralih ke generasi terbaru seperti Xiaomi 14 Series atau Poco F6 Pro, yang dijamin akan menerima pembaruan Android hingga tahun 2030.
Selengkapnya kunjungi: www.gelanggangnews.com

