Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Rupiah Melemah ke Level Rp16.448 per Dolar AS, Dipengaruhi Perang Dagang dan Inflasi Domestik

ByAdmin Gelanggang

Feb 4, 2025

Pada Senin, 3 Februari 2025, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penurunan, tercatat di posisi Rp16.448 per dolar. Mata uang Indonesia ini melemah sebesar 143 poin atau sekitar 0,88 persen dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah dipatok di level Rp16.453 per dolar.

Kondisi serupa juga terjadi pada mata uang-mata uang di kawasan Asia yang turut mengalami pelemahan. Peso Filipina tercatat melemah 0,52 persen, won Korea Selatan turun 0,86 persen, dolar Singapura berkurang 0,24 persen, yen Jepang melemah 0,24 persen, dan yuan China juga tercatat melemah 0,05 persen.

Selain itu, mata uang utama negara maju juga mengalami penurunan. Euro Eropa melemah 1,29 persen, poundsterling Inggris turun 0,90 persen, dan franc Swiss melemah 0,72 persen.

Rupiah Melemah ke Level Rp16.448 per Dolar AS, Dipengaruhi Perang Dagang dan Inflasi Domestik

Lukman Leong, analis mata uang dari Doo Financial Futures, menjelaskan bahwa penurunan rupiah ini disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap ketegangan yang muncul akibat kebijakan perang dagang yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump, terhadap sejumlah negara besar seperti China, Meksiko, dan Kanada. Ketidakpastian yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut turut memengaruhi pergerakan nilai tukar.

Di sisi domestik, data menunjukkan bahwa inflasi Indonesia mengalami penurunan setelah terjadi deflasi pada bulan Januari, yang juga menambah tekanan terhadap rupiah.

Ibrahim Assuaibi, pengamat mata uang, memprediksi bahwa tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut. Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.430 hingga Rp16.500 per dolar dalam perdagangan selanjutnya.