Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Museum Drents di Belanda Dibobol Pencuri, Artefak Berusia 2.500 Tahun Hilang

ByAdmin Gelanggang

Jan 28, 2025

Museum Drents yang terletak di Assen, Belanda, baru-baru ini menjadi korban pembobolan oleh sekelompok pencuri yang menggunakan bahan peledak. Dalam insiden tersebut, sejumlah barang antik yang sangat berharga berhasil dicuri, dan diyakini para pelaku lebih dari satu orang.

Menurut laporan , ledakan yang terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2025, sekitar pukul 03.45 waktu setempat, memicu alarm kepolisian Belanda. Rekaman kamera pengawas yang dirilis oleh polisi menunjukkan para pelaku membuka pintu masuk sebelum ledakan terjadi, memicu percikan api dan asap yang mengepul ke udara.

Akibat ledakan ini, Museum Drents terpaksa ditutup selama akhir pekan. Walaupun bangunan museum mengalami kerusakan akibat ledakan, tidak ada laporan tentang korban jiwa atau luka.

Namun, para pencuri berhasil mengangkat sejumlah artefak berharga, termasuk tiga gelang emas yang berasal dari sekitar tahun 50 SM. Mereka juga mengambil Helm Cotofenesti, sebuah peninggalan dari abad ke-5 SM yang dipinjam dari Museum Sejarah Nasional Rumania di Bukares. Artefak ini sangat penting dan merupakan bagian dari pameran mengenai masyarakat Dacia, sebuah suku kuno yang mendiami wilayah yang kini menjadi Rumania, sebelum jatuh ke tangan Romawi.

Museum Drents di Belanda Dibobol Pencuri, Artefak Berusia 2.500 Tahun Hilang

Museum Drents menyebutkan dalam pernyataannya bahwa Helm Cotofenesti, yang ditemukan hampir seratus tahun lalu di sebuah desa di Rumania, merupakan mahakarya luar biasa.

Direktur Museum Drents, Harry Tupan, menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini. Ia menyebutnya sebagai “hari yang kelam” bagi lembaganya serta bagi Museum Sejarah Nasional Rumania. Tupan juga menambahkan bahwa selama 170 tahun berdirinya museum ini, belum pernah terjadi insiden seberat ini. Ia juga menyampaikan rasa simpati kepada rekan-rekan mereka di Rumania.

Pihak Kepolisian Belanda mengungkapkan bahwa mereka tengah bekerja sama dengan Interpol dalam upaya penyelidikan. Hingga Minggu, 27 Januari 2025, mereka telah menerima lebih dari 50 laporan. Mereka juga sedang menyelidiki sebuah mobil abu-abu yang dicuri dari Alkmaar pada awal minggu dan ditemukan sekitar 6 kilometer dari lokasi museum dalam kondisi terbakar, tak lama setelah perampokan tersebut. Polisi menduga bahwa para pelaku meninggalkan kendaraan tersebut dan melarikan diri menggunakan kendaraan lain.