Angin Puting Beliung Terjang Tegineneng Pesawaran, 80 Rumah di Desa Sriwedari Rusak

GelanggangNews – PESAWARAN – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang memicu angin puting beliung yang menerjang Desa Sriwedari, Kecamatan Tegineneng, pada Minggu (12/4/2026) sore. Sedikitnya 80 rumah warga di empat dusun terdampak akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.05 WIB tersebut.

Berdasarkan pendataan kepolisian, empat wilayah yang terdampak ialah Dusun Srimulyo, Srimukti, Sriwungu, dan Sriwedari. Dari total rumah yang terdampak, dua unit di antaranya mengalami rusak berat dengan kondisi atap terlepas seluruhnya, sebagian dinding roboh, serta rangka bangunan hancur.

Sementara itu, sekitar 80 rumah lainnya mengalami rusak ringan, seperti genteng beterbangan, atap seng terangkat, plafon jebol, hingga kerusakan pada bagian teras dan dapur.

Kerusakan Fasilitas Umum

Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan serius. Gazebo di lapangan bola dilaporkan roboh akibat terpaan angin kencang. Kantor desa dan balai dusun juga mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon.

Dunia pendidikan turut terdampak; SDN 16 Tegineneng dan SMP 11 Pesawaran dilaporkan mengalami pecah kaca jendela, atap bocor, serta beberapa bagian bangunan rusak akibat hantaman material yang terbawa angin.

Penanganan dan Evakuasi

Kapolsek Tegineneng, AKP Davit Herlis, mengatakan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan monitoring, membantu warga, serta mendata kerugian materiil.

“Personel terlibat dalam pembersihan puing bangunan, mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga, serta membantu pengamanan barang-barang milik warga yang terdampak,” ujar Davit, Senin (13/4/2026).

Ia menambahkan, personel telah disiagakan di titik-titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga. “Prioritas kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa serta segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Imbauan Keamanan

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tegineneng mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Warga diminta segera melapor melalui layanan Call Center 110 atau kepada Bhabinkamtibmas jika terjadi situasi darurat. Hingga saat ini, situasi di Desa Sriwedari dilaporkan aman dan kondusif, sementara aparat bersama warga terus melakukan upaya penanganan mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *