Geger, Dua Mayat Perempuan Ditemukan di Kontrakan Cimahi dan KBB saat Ditagih Sewa

GelanggangNews – CIMAHI – Dua jenazah perempuan ditemukan di dua lokasi rumah kontrakan yang berbeda dalam waktu hampir bersamaan. Satu mayat ditemukan di Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, sementara satu lainnya ditemukan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Penemuan Mayat di Cipageran, Cimahi

Mayat pertama ditemukan pada Senin (6/4/2026), tepatnya di Kampung Baru, RT 07/RW 05, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Kondisi jenazah perempuan tersebut sudah membusuk dan bagian kepalanya nyaris menjadi tengkorak.

“Ya, pukul 09.30 WIB kami menerima laporan penemuan mayat di sebuah rumah kontrakan. Anggota Polsek Cimahi sudah mengecek lokasi penemuan,” ujar Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, Senin (6/4/2026).

Identitas jenazah diketahui bernama Kuraesin (64). Penemuan ini bermula saat pemilik kontrakan, Acep Budi (58), mendatangi kamar korban untuk menagih uang sewa. Namun, saat pintu diketuk, penghuni tidak kunjung merespons.

“Pemilik kontrakan bertanya kepada tetangga dan mendapat informasi bahwa korban sudah lebih dari seminggu tidak keluar rumah. Kamarnya pun dilaporkan dalam keadaan gelap,” kata Gofur.

Karena curiga, pemilik kontrakan melapor ke pengurus RT dan RW serta pihak keluarga. Mereka kemudian masuk dengan cara mencongkel kaca jendela. Di dalam kamar, mereka menemukan Kuraesin sudah tak bernyawa di atas kasur dengan kondisi membusuk. Diduga korban sudah meninggal lebih dari sepekan.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, polisi menemukan sejumlah obat asma, hipertensi, dan radang. Pihak keluarga menyatakan korban memiliki riwayat penyakit tersebut dan menolak dilakukan autopsi.

Penemuan Mayat di Kertamulya, Padalarang

Hampir serupa dengan kejadian di Cimahi, polisi juga menerima laporan penemuan mayat di sebuah kamar kontrakan di Kampung Situsaeur, RT 02/RW 01, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, KBB, pada hari yang sama.

Jenazah tersebut diketahui bernama Sri Yudimanah (65). Jasad korban ditemukan oleh saksi Sri Wulan dan Hendar Suhendar saat hendak menagih uang kontrakan.

“Kasusnya hampir sama dengan yang di Cimahi, ditemukan oleh pemilik kontrakan yang hendak menagih uang sewa,” jelas Gofur.

Bau tidak sedap tercium dari dalam kamar korban. Diduga Sri sudah meninggal lebih dari tiga hari sebelum akhirnya ditemukan. Berdasarkan keterangan anaknya, korban mengidap penyakit jantung kronis, kolesterol, dan asam urat. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai takdir dan menolak proses autopsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *