GelanggangNews – BEKASI – Kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, menyebabkan sedikitnya 10 orang mengalami luka bakar serius. Relawan Palang Merah Indonesia (PMI), Indra Septian, mengatakan bahwa para korban terdiri atas warga sekitar dan petugas SPBE yang berada di lokasi saat kejadian.
“Total 10 orang untuk saat ini. Untuk rilis selanjutnya nanti bisa diinformasikan oleh pihak kepolisian,” ujar Indra kepada awak media di lokasi, Kamis (2/4/2026) dini hari.
Mayoritas korban mengalami luka bakar yang cukup parah. “Rata-rata mengalami luka bakar di atas 50 persen,” kata Indra. Meski demikian, untuk sementara ini Indra memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
“Kami belum menerima data adanya korban jiwa. Namun, korban luka bakar tadi ada 10 orang yang dibawa ke rumah sakit, seperti RS Citra Arafiq, Kartika Husada Setu, RSUD Kota Bekasi, dan RSUD Kabupaten Bekasi,” ujar dia.
Saat ini, PMI telah menurunkan tiga personel di lokasi kejadian. Selain itu, puluhan ambulans dari berbagai organisasi relawan juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi. “Ada sekitar 30 lebih ambulans dari berbagai relawan yang siaga (standby),” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kebakaran tidak hanya melahap area SPBE, tetapi juga merembet ke permukiman warga di sekitarnya. Puluhan rumah di seberang yang hanya berjarak satu meter dari SPBE turut hangus terbakar. Besarnya kobaran api yang disertai ledakan membuat atap rumah warga berhamburan hingga ke badan jalan. Dinding bangunan tampak menghitam akibat paparan api, sementara puing-puing berserakan di sekitar lokasi.
Sejumlah toko di kawasan tersebut juga dilaporkan ikut terdampak. Selain itu, suasana di lokasi dipenuhi bau menyengat yang diduga berasal dari material yang terbakar, sehingga mengganggu pernapasan warga maupun petugas. Kondisi di lokasi juga tampak gelap gulita akibat aliran listrik yang padam. Hingga kini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.











