GelanggangNews – JAYAWIJAYA – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak dalam kobaran api yang menghanguskan empat unit rumah toko (ruko) di Jalan Sulawesi, Distrik Wamena. Insiden maut ini terjadi pada Selasa dini hari (31/3/2026), sekitar pukul 01.00 WIT.
Kronologi Kejadian
Kebakaran hebat tersebut terjadi saat situasi sedang sunyi dan sebagian besar penghuni ruko tengah tertidur lelap. Api dilaporkan muncul secara tiba-tiba dan menyebar dengan sangat cepat, membuat para penghuni tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyelamatkan diri.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, menjelaskan bahwa proses penemuan korban dilakukan secara bertahap oleh petugas di lapangan.
“Petugas awalnya menemukan tiga korban di salah satu ruko. Namun, setelah penyisiran lebih lanjut dilakukan secara bertahap, total korban meninggal dunia mencapai 11 orang,” ungkap AKBP Agung pada Rabu (1/4/2026).
Identitas dan Kondisi Korban
Tragedi ini menjadi semakin memilukan karena di antara 11 korban jiwa tersebut, terdapat anak-anak yang turut terjebak di dalam bangunan. Berdasarkan keterangan medis awal, penyebab utama kematian adalah:
Inhalasi Asap: Sebagian besar korban meninggal akibat menghirup asap pekat yang memenuhi ruangan tertutup sebelum api menjalar.
Luka Bakar: Beberapa korban lainnya ditemukan dengan kondisi luka bakar berat yang merenggut nyawa mereka di lokasi kejadian.
Selain korban tewas, tercatat ada sekitar 4 hingga 5 orang yang mengalami luka-luka. Saat ini, para penyintas tersebut tengah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Wamena.
Penyebab dan Langkah Kepolisian
Dugaan sementara menunjukkan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di salah satu ruko, yang kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Karakteristik api yang agresif diduga diperparah oleh material bangunan atau barang-barang di dalam ruko yang mudah terbakar.
Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah berikut:
Evakuasi: Seluruh jenazah telah dibawa ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Olah TKP: Polisi masih mendalami area kejadian untuk memastikan penyebab pasti korsleting tersebut.
Pendataan: Melakukan pendataan kerugian materiil dan memastikan bantuan bagi keluarga korban.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di bangunan komersial, terutama saat jam-jam istirahat malam.











