GelanggangNews – KEDIRI – Rumah milik seorang warga di Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, ludes terbakar pada Senin (9/3/2026) malam. Kebakaran yang diduga dipicu oleh nyala lilin yang menyambar kasur tersebut menyebabkan seluruh bangunan hangus. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.02 WIB. Pihaknya segera mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk mengatasi kobaran api.
“Berdasarkan laporan kepala dusun, kami langsung mendatangkan dua unit armada Damkar Pos Pare dengan jumlah anggota tujuh orang,” ujar Kaleb, Senin malam.
Setelah beberapa waktu berjibaku, kobaran api yang sempat membumbung tinggi akibat banyaknya barang yang mudah terbakar akhirnya berhasil dipadamkan. Proses penanganan diakhiri dengan pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi sumber api yang tersisa.
Terkait penyebabnya, Kaleb menyebutkan bahwa api bermula saat aliran listrik di rumah korban padam. Korban kemudian menyalakan lilin sebagai alat penerangan darurat. Tanpa disadari, lilin tersebut jatuh ke area kasur hingga api membesar dan merambat ke seluruh bagian rumah.
Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa yang sempat menghebohkan warga desa ini menyebabkan pemilik rumah mengalami kerugian besar. “Estimasi kerugian material mencapai Rp50 juta,” pungkas Kaleb.
Pihak Satpol PP mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Tindakan pencegahan, terutama saat hendak meninggalkan rumah atau saat terjadi pemadaman listrik, sangat penting dilakukan dengan memastikan tidak ada sumber api yang menyala tanpa pengawasan.











