GelanggangNews – Jasad siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial STN (14) ditemukan di pinggir Kali Watuwogat, Dusun Woloklereng, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelum penemuan jasad ini, STN sempat dilaporkan menghilang sejak tiga hari sebelumnya.
Kasi Humas Polres Sikka, Iptu Leonardus Tunga, Selasa (24/2/2026), menerangkan bahwa kejadian berawal ketika STN pergi ke rumah salah satu kerabatnya untuk mengambil gitar miliknya pada Jumat, 20 Februari 2026. Namun, hingga sore hari, STN tak kunjung pulang ke rumah.
Pada sekitar pukul 20.00 WITA, keluarga mulai mencari STN ke rumah keluarga dan kerabat, namun tidak membuahkan hasil. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kewapante pada Minggu (22/2/2026).
Leonardus melanjutkan, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 14.00 WITA, keluarga menerima informasi dari sepupu STN bahwa bocah itu berada di Kupang. “Menurut informasi kakak sepupu korban, bahwa korban berada tidak jauh dari rumah kerabatnya yang meminjam gitar tersebut, tepatnya di bawah kali,” ungkap Leonardus.
Keluarga kemudian melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Watuwogat. Saat itu, mereka mencium bau yang sangat menyengat. Salah seorang saksi, EM (46), melihat STN di atas tumpukan rerumputan serta kayu bambu. EM lalu menginformasikan penemuan jasad tersebut kepada warga yang lain.
“Keluarga menghampiri jasad tersebut, dan ternyata benar itu adalah korban yang hilang sejak Jumat lalu,” kata dia.
Setelah menerima laporan tersebut, aparat Polsek Kewapante bersama Tim Inafis Polres Sikka menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kini, menurut Leonardus, tim Polres Sikka sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian STN.











