GelanggangNews – BULUKUMBA – Suasana tenang di SPBU Kelurahan Jalanjang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, mendadak mencekam pada Selasa malam (17/2). Seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Nabil meregang nyawa setelah menjadi sasaran aksi penikaman brutal yang dilakukan secara berkelompok.
Peristiwa yang terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) ini memperlihatkan detik-detik mengerikan saat korban mencoba menyelamatkan diri dari kejaran para pelaku.
Aksi Kejar-kejaran yang Terekam CCTV
Insiden bermula ketika Nabil melintas dari arah Kota Bulukumba menuju arah SPBU Jalanjang dengan berboncengan motor bersama dua temannya. Namun, perjalanan mereka ternyata dibuntuti oleh tiga orang pria yang juga berboncengan satu motor.
Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial, setibanya di area SPBU, korban tampak turun dari sepeda motornya dalam keadaan panik. Sementara dua rekan korban langsung memacu kendaraannya keluar dari area SPBU. Di saat yang bersamaan, ketiga pelaku langsung turun dari motor dan mengepung Nabil.
Korban sempat berusaha lari ke arah dispenser pengisian BBM untuk mencari perlindungan, namun para pelaku terus memburu hingga akhirnya korban terpojok di area depan SPBU.
Serangan Membabi Buta di Pinggir Jalan
Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, mengungkapkan bahwa penyerangan terjadi secara sangat cepat dan sadis. Di pinggir jalan depan SPBU, para pelaku menghujamkan senjata tajam ke tubuh korban berkali-kali tanpa ampun.
“Pelaku langsung menikam korban sebanyak enam kali secara membabi buta. Luka-luka tersebut berada di bagian punggung sebanyak dua kali, tiga kali di bokong bawah, dan satu kali di bokong atas,” jelas AKBP Restu pada Rabu malam (18/2).
Ironisnya, dalam rekaman video terlihat aktivitas di SPBU tetap berjalan sesaat, di mana petugas dan pengendara lain tampak masih melanjutkan aktivitas mereka di tengah keributan tersebut. Setelah melancarkan aksinya, ketiga pelaku langsung memacu sepeda motor mereka dan melarikan diri dari lokasi kejadian.
Upaya Penyelamatan dan Penangkapan Pelaku
Warga yang berada di sekitar lokasi baru menyadari kondisi korban saat Nabil sudah tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan. Menggunakan mobil pikap yang melintas, warga bergotong-royong mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Namun, setelah menjalani perawatan intensif, Nabil dinyatakan meninggal dunia pada Rabu dini hari (18/2).
Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, tim dari Polres Bulukumba berhasil mengidentifikasi dan menangkap ketiga pelaku di lokasi berbeda pada Rabu siang.
Ketiga tersangka yang kini telah diamankan adalah:
Sandi (26)
Yusran alias Panter
Hajaratul Aswad alias Torre
“Saat ini seluruh pelaku sudah tertangkap dan sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut,” tutup AKBP Restu.











