Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Mahasiswa Unnes tewas secara janggal, ratusan mahasiswa gelar doa bersama

ByAdmin Gelanggang

Sep 3, 2025

Semarang, Gelanggang News – Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) ditemukan tewas secara janggal di kamar kosnya pada Senin (2/9/2025). Peristiwa ini memicu duka mendalam dan membuat ratusan mahasiswa menggelar doa bersama di halaman kampus pada Selasa malam (3/9/2025).

Korban berinisial AR (21), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, ditemukan meninggal di kamar kosnya di kawasan Sekaran, Gunungpati, Semarang. Sejumlah saksi menyebutkan kondisi tubuh korban tampak tidak wajar. Polisi segera melakukan penyelidikan dan membawa jenazah ke RSUP dr. Kariadi untuk autopsi.

“Kami masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Saat ini, beberapa saksi sudah kami periksa,” kata AKBP Dwi Prasetyo, Kapolrestabes Semarang, Selasa (3/9/2025).

Ratusan Mahasiswa Gelar Doa Bersama

Malam harinya, ratusan mahasiswa Unnes berkumpul di halaman Gedung Rektorat. Mereka menggelar doa bersama untuk mengenang AR dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan. Suasana hening terlihat saat lilin dinyalakan sebagai bentuk penghormatan.

“Kami kehilangan salah satu teman terbaik kami. Doa ini bentuk solidaritas sekaligus tuntutan agar kasus ini diusut tuntas,” ujar Maya Puspita, Ketua BEM Unnes.

Beberapa spanduk terlihat terpasang dengan pesan dukungan kepada keluarga korban dan desakan agar polisi mengungkap kebenaran di balik kasus mahasiswa Unnes tewas secara janggal ini.

Pihak Kampus Sampaikan Belasungkawa

Universitas Negeri Semarang melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Hendra Kurniawan, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya AR. Pihak kampus mengimbau seluruh mahasiswa untuk tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi.

“Kami memahami kesedihan teman-teman mahasiswa. Namun, kami berharap tidak ada spekulasi. Kampus akan mendukung penuh proses penyelidikan kepolisian,” ujarnya.

Polisi Bentuk Tim Khusus

Polrestabes Semarang membentuk tim khusus untuk mengungkap penyebab kematian AR. Tim ini bekerja sama dengan Polda Jawa Tengah dan akan memeriksa rekaman CCTV, memintai keterangan saksi, serta menunggu hasil autopsi.

“Kami menjamin proses penyelidikan berjalan transparan. Jika ditemukan unsur pidana, kami akan menindak tegas pihak yang terlibat,” tegas Kapolrestabes Semarang.

Kasus Jadi Sorotan Publik

Kasus mahasiswa Unnes tewas secara janggal ini mendapat perhatian luas, baik di kampus maupun media sosial. Tagar #JusticeForAR menjadi tren, dengan banyak warganet mendesak polisi segera mengungkap kebenaran. Dukungan juga datang dari berbagai organisasi mahasiswa di Indonesia.

Gelanggang News akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca. Berita selengkapnya dapat diakses melalui www.gelanggangnews.com.