REMBANG – Warga sekitar dikejutkan dengan penemuan jasad wanita berseragam ASN ditemukan di Pelabuhan Tasikagung Rembang, Selasa pagi (12/8/2025). Peristiwa ini segera menarik perhatian publik dan aparat kepolisian yang langsung bergerak melakukan penyelidikan.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak melaut sekitar pukul 05.30 WIB. Menurut saksi mata, tubuh korban mengambang di sekitar dermaga dalam kondisi masih mengenakan pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN), lengkap dengan atribut identitas kerja.
“Awalnya saya kira boneka atau karung. Tapi setelah didekati, ternyata itu tubuh manusia,” ujar Suroto, nelayan yang melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib.
Pihak Polres Rembang mengonfirmasi bahwa jasad wanita berseragam ASN ditemukan di Pelabuhan Tasikagung Rembang dalam kondisi tidak utuh sepenuhnya, namun tidak terdapat luka terbuka yang mencurigakan. Korban diduga berusia sekitar 30–35 tahun, dan berasal dari salah satu instansi pemerintah di wilayah Rembang.
Identitas dan Dugaan Awal
Kapolres Rembang AKBP Agus Purnomo menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan proses identifikasi menyeluruh, termasuk mencocokkan data dari sejumlah ASN yang dilaporkan tidak masuk kerja sejak Senin (11/8).

“Kami masih menunggu hasil autopsi dari RSUD Rembang. Dugaan sementara, korban meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan,” kata AKBP Agus dalam keterangan pers.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait penyebab kematian. Namun, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Meskipun demikian, fakta bahwa jasad wanita berseragam ASN ditemukan di Pelabuhan Tasikagung Rembang memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat, mulai dari dugaan bunuh diri hingga tindak kriminal.
Reaksi Pemerintah Daerah dan Keluarga
Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Kepala BKD menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Jika terbukti bahwa korban merupakan ASN aktif, maka pihak pemda akan memberikan pendampingan kepada keluarga serta bekerjasama penuh dalam proses penyelidikan.
“Kami turut berduka cita dan siap membantu proses identifikasi serta dukungan psikologis bagi keluarga,” ujar Kepala BKD Rembang, Siti Nurhasanah.
Pihak keluarga yang mendatangi rumah sakit belum bersedia memberikan keterangan kepada media, menunggu kepastian hasil forensik yang dijadwalkan keluar malam ini.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Polisi masih mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian, termasuk rekaman CCTV di sekitar pelabuhan dan kesaksian dari warga sekitar. Jasad wanita berseragam ASN ditemukan di Pelabuhan Tasikagung Rembang menjadi kasus prioritas yang tengah ditangani serius oleh aparat hukum setempat.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan, guna menghormati proses hukum dan privasi keluarga korban.
Untuk perkembangan terbaru dari kasus ini dan berita kriminal lainnya, ikuti terus informasi hanya di www.gelanggangnews.com.









