Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Trump: Emas Tidak Akan Dikenakan Tarif!

ByAdmin Gelanggang

Aug 12, 2025

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali membuat pernyataan kontroversial yang menarik perhatian pasar global. Dalam wawancara terbarunya, Trump menyatakan dengan tegas bahwa jika dirinya kembali menjabat sebagai Presiden, emas tidak akan dikenakan tarif, terlepas dari arah kebijakan perdagangan yang diambil terhadap negara lain.

Pernyataan ini muncul di tengah diskusi hangat mengenai rencana kebijakan tarif baru yang digagas oleh Trump dalam kampanyenya menuju Pilpres AS 2024. Ia menyebut bahwa Amerika Serikat harus melindungi sektor industrinya dengan mengenakan tarif tinggi terhadap barang-barang impor dari negara-negara yang dianggap merugikan kepentingan nasional. Namun, secara eksplisit Trump menegaskan bahwa logam mulia seperti emas tidak akan dikenakan tarif karena dianggap sebagai aset global yang stabil dan netral secara politik.

“Tarif akan diberlakukan pada produk-produk yang mencuri pekerjaan kita dan menghancurkan industri kita, tapi bukan pada emas. Emas tidak akan dikenakan tarif!” kata Trump dalam sesi wawancara yang disiarkan di salah satu stasiun berita ekonomi ternama.

Pernyataan ini langsung memicu reaksi dari pelaku pasar dan analis keuangan. Banyak yang menilai bahwa kebijakan semacam itu, jika diterapkan, akan memberikan sentimen positif terhadap perdagangan dan investasi emas. Sebab, emas seringkali digunakan sebagai alat lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global, dan bebas dari tarif akan memperkuat daya tariknya.

Sejumlah analis juga mengaitkan pernyataan Trump: emas tidak akan dikenakan tarif dengan strategi kampanyenya yang cenderung proteksionis, namun tetap memperhatikan stabilitas pasar keuangan. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga kepercayaan investor sambil tetap menegaskan sikap keras terhadap negara-negara pesaing ekonomi utama seperti Tiongkok dan Meksiko.

Meski demikian, sebagian kalangan menilai pernyataan Trump belum tentu akan diwujudkan jika ia kembali menjabat. Sebab, kebijakan perdagangan tidak hanya bergantung pada pernyataan presiden, tetapi juga harus melalui proses legislasi dan pertimbangan ekonomi yang kompleks. Selain itu, dalam beberapa kasus di masa lalu, Trump juga pernah mengubah pendiriannya terkait isu-isu ekonomi strategis.

Namun demikian, kepastian bahwa emas tidak akan dikenakan tarif tetap menjadi kabar baik bagi para importir dan pedagang emas internasional. Kebijakan ini dapat mendorong arus perdagangan logam mulia yang lebih lancar, serta menjaga harga emas tetap kompetitif di pasar global.

Sebagai catatan, harga emas dunia saat ini berada dalam tren naik, didorong oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap inflasi global. Jika pernyataan Trump: emas tidak akan dikenakan tarif terealisasi, maka tidak menutup kemungkinan permintaan terhadap emas akan meningkat lebih lanjut.

Untuk perkembangan terbaru seputar isu ekonomi global dan kebijakan perdagangan internasional, pantau terus berita terkini hanya di www.gelanggangnews.com.