Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Doss Guava XR Studio, sebuah fasilitas kreatif yang mengembangkan teknologi extended reality (XR) untuk kebutuhan industri film dan konten digital. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap percepatan inovasi dan transformasi industri perfilman nasional berbasis teknologi mutakhir.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran melihat langsung proses produksi yang memanfaatkan teknologi XR, termasuk penggunaan virtual production, visual effect real-time, serta integrasi antara dunia nyata dan digital. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi, menekan biaya, sekaligus membuka peluang kreativitas tanpa batas bagi para sineas Tanah Air.
Wapres Gibran menegaskan bahwa industri film dan konten kreatif memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Dengan dukungan teknologi, sektor ini tidak hanya mampu menghasilkan karya berkualitas global, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda. Pemerintah, menurutnya, siap mendorong ekosistem yang mendukung inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Doss Guava XR Studio dinilai sebagai contoh konkret bagaimana industri kreatif Indonesia dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dunia. Studio ini menggabungkan keahlian sumber daya manusia lokal dengan perangkat teknologi canggih, sehingga mampu bersaing di pasar internasional. Kehadiran fasilitas seperti ini diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran dan inkubasi bagi talenta-talenta kreatif nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan institusi pendidikan. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang perfilman, animasi, dan teknologi digital. Penguatan kapasitas SDM menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen konten kreatif berkelas dunia.
Kunjungan ini sekaligus mencerminkan perhatian pemerintah terhadap perkembangan industri film yang kini memasuki era digital dan teknologi imersif. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, industri film nasional diharapkan mampu tumbuh lebih cepat, berdaya saing tinggi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
Langkah Wapres Gibran meninjau Doss Guava XR Studio menjadi dorongan moral bagi pelaku industri kreatif untuk terus berinovasi. Transformasi berbasis teknologi diyakini akan membawa industri film Indonesia menuju fase baru yang lebih modern, efisien, dan kompetitif di tingkat global.
Ikuti perkembangan berita nasional dan industri kreatif hanya diwww.gelanggangnews.com











