GELANGGANG NEWS – Aksi solidaritas untuk Palestina yang digelar di Paris pada Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina yang ditetapkan PBB berakhir ricuh setelah ketegangan antara demonstran dan aparat keamanan meningkat. Ribuan warga memadati ruas-ruas jalan utama ibu kota Prancis, membawa poster, bendera Palestina, serta menyerukan penghentian kekerasan yang terus terjadi di Gaza.
Aksi yang awalnya berlangsung damai mulai memanas ketika aparat mulai membatasi pergerakan massa di kawasan Boulevard Voltaire. Ketika sebagian demonstran mencoba mendekati area yang telah ditutup, polisi antihuru-hara merespons dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Situasi ini memicu dorong-dorongan hingga pelemparan benda ringan oleh kelompok kecil peserta aksi.
Sejumlah orang akhirnya diamankan oleh kepolisian setempat karena dianggap memprovokasi kerusuhan dan tidak mematuhi instruksi aparat. Beberapa peserta aksi juga dilaporkan mengalami sesak napas akibat paparan gas air mata, meski tidak ada laporan cedera serius hingga berita ini diturunkan.
Meski kericuhan terjadi, mayoritas demonstran tetap melanjutkan aksi mereka sambil menyerukan keadilan, penghentian agresi, dan akses kemanusiaan untuk warga Gaza. Momentum peringatan Hari Solidaritas Internasional PBB kembali menunjukkan bahwa isu Palestina masih menjadi pusat perhatian masyarakat Prancis, sekaligus menegaskan bahwa suara solidaritas global terhadap Palestina terus menggema.
Gelanggang News akan terus memantau perkembangan situasi di Prancis serta respons pemerintah terkait aksi-aksi lanjutan.
Backlink: https://gelanggangnews.com/









