GELANGGANGNEWS.COM – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan melakukan aksi balasan atas serangan drone Ukraina ke sejumlah pangkalan udara militer Rusia. Hal ini diungkap Trump usai melakukan percakapan via telepon selama 75 menit dengan Putin, Rabu (4/6).
Putin Siap Membalas Serangan
Trump mengatakan bahwa Putin sangat tegas dalam menyampaikan niatnya untuk membalas serangan Ukraina yang menyebabkan kerusakan signifikan, termasuk hancurnya puluhan pesawat tempur strategis Rusia. “Putin menyatakan dengan sangat jelas bahwa Rusia harus merespons,” ungkap Trump di media sosial pribadinya.
Serangan Ukraina itu disebut menghantam setidaknya 41 pesawat militer Rusia, termasuk beberapa pembom strategis yang berbasis di dalam wilayah Rusia.
Tidak Ada Terobosan Perdamaian
Meski pembicaraan telepon antara Trump dan Putin berlangsung lama, Trump mengakui tidak ada kemajuan nyata menuju perdamaian. “Itu percakapan yang baik, tapi bukan jenis percakapan yang akan segera membawa perdamaian,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menolak tawaran gencatan senjata dari Rusia yang dianggapnya hanya sebagai taktik Moskow untuk mengulur waktu dan menghindari tekanan internasional.
Ketegangan Meningkat
Hubungan Rusia dan Ukraina kian memanas menyusul serangan drone Ukraina yang sukses menghantam pangkalan strategis Rusia. Sebagai respons, Putin menyebut pemerintahan Ukraina sebagai “rezim teroris” dan menutup pintu untuk perundingan lanjutan dalam waktu dekat.
Upaya diplomatik yang sempat digagas di Istanbul belum menunjukkan hasil signifikan. Meski ada kesepakatan pertukaran tahanan, gencatan senjata permanen masih jauh dari kenyataan.
Pantau terus perkembangan konflik global dan geopolitik dunia hanya di: https://gelanggangnews.com/

