GELANGGANGNEWS.COM – Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) berhasil menangkap seorang pria bernama Daniel Jongyon Park (32), yang diduga terlibat dalam aksi pengeboman klinik kesuburan di Palm Springs, California, pada 17 Mei 2025 lalu. Penangkapan ini dilakukan di Bandara Internasional JFK, New York, setelah Park diekstradisi dari Polandia.
Ledakan Hebat Lukai Korban
Insiden tersebut terjadi di American Reproductive Centers, menyebabkan kerusakan bangunan parah dan melukai empat orang. Pelaku utama pengeboman, Guy Edward Bartkus (25), dilaporkan tewas di tempat akibat ledakan.
Penyelidikan mengungkap bahwa Bartkus menganut ideologi ekstrem anti-natalis, yakni menentang kelahiran manusia dengan alasan moral dan lingkungan. Ia disebut telah lama aktif dalam forum daring yang mempromosikan paham radikal ini.
Daniel Park Diduga Suplai Bahan Peledak
Park diduga menjadi penyokong logistik utama dalam aksi ini dengan menyediakan sekitar 270 pon ammonium nitrat — bahan yang juga digunakan dalam pengeboman Oklahoma City pada 1995. Ia juga disebut pernah bereksperimen membuat bom bersama Bartkus di garasi pribadi mereka.
Usai serangan, Park melarikan diri ke Polandia dan akhirnya diamankan oleh otoritas lokal pada 30 Mei, sebelum dipulangkan ke AS.
Ancaman Hukuman dan Proses Hukum
Park kini menghadapi dakwaan federal atas tuduhan memberikan dukungan material kepada teroris. Setelah menjalani sidang awal di pengadilan federal Brooklyn, ia dijadwalkan dipindahkan ke California untuk menghadapi persidangan lebih lanjut.
Pihak FBI menyebut kasus ini sebagai salah satu insiden terorisme domestik terbesar di California Selatan dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk perkembangan terbaru berita kriminal dan investigasi internasional, kunjungi: https://gelanggangnews.com/

