Trump Kerahkan Marinir ke Los Angeles, Greta Thunberg Dideportasi Usai Ikut Aksi
Gelanggang News – Situasi di Los Angeles memanas setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, memerintahkan pengerahan ratusan personel Marinir ke tengah gelombang unjuk rasa besar yang melibatkan isu imigrasi dan lingkungan. Kebijakan ini menimbulkan gelombang kritik, terutama dari kalangan aktivis dan organisasi hak asasi manusia.
Aksi massa yang berlangsung di beberapa wilayah LA dipicu oleh operasi penangkapan imigran ilegal oleh lembaga imigrasi federal (ICE). Sejumlah demonstrasi berlangsung damai, namun sebagian berubah ricuh setelah aparat menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah pengunjuk rasa.
Salah satu kejadian yang menyita perhatian dunia adalah penangkapan dan deportasi aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, yang diketahui ikut serta dalam unjuk rasa damai bersama kelompok pro-lingkungan dan hak imigran. Pihak imigrasi menyatakan Greta melanggar ketentuan visa dan ikut dalam kegiatan politik selama berada di AS.
Peristiwa ini memicu kecaman dari berbagai negara dan tokoh dunia, yang menilai tindakan pemerintah berlebihan dan membungkam suara oposisi serta aktivis muda. Di media sosial, tagar #FreeGreta dan #LAProtests sempat menjadi trending global.
Penggunaan militer untuk merespons demonstrasi sipil juga menuai perdebatan keras di Kongres AS, dengan banyak pihak menilai langkah tersebut mengancam prinsip demokrasi dan kebebasan berekspresi di Amerika Serikat.
Baca selengkapnya di:
👉 https://gelanggangnews.com

