Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Trump dan Zelensky “Bertarung” soal Peta Ukraina di Gedung Putih

ByAdmin Gelanggang

Aug 20, 2025

GELANGGANG NEWS – Pertemuan antara mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih berlangsung tegang setelah keduanya terlibat dalam perdebatan soal peta wilayah Ukraina. Isu ini menjadi sorotan internasional karena menyingkap perbedaan pandangan tajam mengenai batas teritorial Ukraina di tengah konflik berkepanjangan dengan Rusia.

Dalam forum terbatas yang digelar di Washington, Trump dan Zelensky “bertarung” soal peta Ukraina di Gedung Putih. Perdebatan ini bermula saat Trump memperlihatkan peta geopolitik Eropa Timur versi lama yang tidak mencerminkan aneksasi Krimea oleh Rusia. Zelensky dengan tegas menolak validitas peta tersebut, menyebutnya sebagai bentuk “distorsi sejarah” yang bisa memperlemah posisi Ukraina di mata dunia.

Situasi menjadi makin memanas ketika Trump menyarankan agar Ukraina mempertimbangkan negosiasi wilayah sebagai bagian dari solusi damai. Pernyataan itu langsung mendapat tanggapan keras dari Zelensky yang menegaskan bahwa “tidak ada satu milimeter pun tanah Ukraina yang bisa dinegosiasikan.” Dalam pertemuan yang mencerminkan tajuk Trump dan Zelensky “bertarung” soal peta Ukraina di Gedung Putih, atmosfer diplomatik pun berubah menjadi perdebatan ideologis.

Meski bukan pejabat aktif, kehadiran Trump tetap memicu perhatian besar karena ia masih memiliki pengaruh signifikan dalam kebijakan luar negeri AS, terutama menjelang pemilu presiden 2026. Banyak pihak menilai momen Trump dan Zelensky “bertarung” soal peta Ukraina di Gedung Putih mencerminkan perbedaan pendekatan antara masa kepemimpinan Trump dengan pemerintahan saat ini.

Zelensky sendiri tidak tinggal diam. Ia membawa peta versi pemerintah Ukraina yang menampilkan seluruh wilayah termasuk Krimea dan wilayah timur Ukraina yang masih berada dalam konflik bersenjata. Ia menantang Trump untuk menghormati kedaulatan negara yang diakui secara internasional. Momen ini pun menjadi bagian penting dari narasi Trump dan Zelensky “bertarung” soal peta Ukraina di Gedung Putih, yang memunculkan berbagai tanggapan dari pengamat dan media global.

Reaksi dari dalam negeri AS pun beragam. Beberapa anggota parlemen Partai Republik mendukung sikap Trump yang lebih condong pada pendekatan diplomatik berbasis kompromi, sementara kelompok bipartisan lainnya menganggap pernyataan Trump sebagai sinyal yang dapat melemahkan dukungan terhadap Ukraina.

Peristiwa Trump dan Zelensky “bertarung” soal peta Ukraina di Gedung Putih menjadi bukti bahwa konflik di Eropa Timur masih menjadi isu sensitif, bahkan di dalam lingkup politik Amerika Serikat sendiri. Pertemuan ini juga menandai ketegangan baru dalam hubungan antara tokoh-tokoh berpengaruh di kancah internasional.

Untuk informasi dan update seputar berita internasional lainnya, kunjungi GELANGGANG NEWS