Trump Berlakukan Tarif Impor Tinggi untuk Produk dari China, Meksiko, dan Kanada

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi menaikkan tarif impor terhadap barang-barang dari tiga negara, yaitu China, Meksiko, dan Kanada. Kebijakan ini mulai berlaku pada hari Selasa, 4 Februari 2025.

Trump mengumumkan bahwa tarif impor baru akan dikenakan sebesar 25% untuk produk-produk dari Meksiko dan Kanada (dengan pengecualian 10% untuk produk energi dari Kanada), serta 10% untuk barang-barang yang diimpor dari China. “Hari ini saya memutuskan untuk mengenakan tarif 25% pada barang-barang dari Meksiko dan Kanada, serta tarif tambahan 10% untuk produk dari China,” kata Trump dalam pernyataannya.

Menlu RI Menanggapi Isu Penahanan WNI dalam Kasus Penembakan di Malaysia

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, memberikan penjelasan terkait kabar penahanan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dalam kasus penembakan yang melibatkan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM). Sugiono mengungkapkan bahwa hingga saat ini, ia belum menerima konfirmasi resmi mengenai penangkapan tersebut, namun pihaknya tengah berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.

Sugiono juga menjelaskan bahwa empat korban yang terluka dalam insiden tersebut kini telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dua di antaranya sudah pulih dan tidak memerlukan perawatan lanjutan, sementara dua korban lainnya telah berhasil melewati fase kritis dan dalam pemulihan.

Trump Berlakukan Tarif Impor Tinggi untuk Produk dari China, Meksiko, dan Kanada

Serangan Militer AS di Somalia Tewaskan Tokoh Senior ISIS

Pemerintah Somalia mengonfirmasi bahwa serangan udara yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat di kawasan Pegunungan Golis telah berhasil menewaskan salah satu petinggi kelompok teroris ISIS. Serangan ini menjadi bagian dari operasi yang lebih luas untuk menanggulangi kelompok-kelompok teroris di wilayah tersebut.

Menurut pernyataan resmi pemerintah Puntland, “Serangan-serangan udara yang dilakukan baru-baru ini telah berhasil menargetkan tokoh-tokoh penting dalam jaringan ISIS, yang menandai kemajuan signifikan dalam operasi kami.” Presiden Donald Trump juga mengonfirmasi serangan ini melalui platform Truth Social, menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan perencana senior serangan ISIS di Somalia.

Walaupun ISIS memiliki jejak yang lebih kecil di Somalia dibandingkan dengan kelompok Al-Shabaab yang lebih berpengaruh, serangan ini menunjukkan komitmen Amerika Serikat untuk terus mengatasi ancaman terorisme di kawasan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *