Serangan Makin Brutal, Israel Bom Gedung-gedung Tinggi di Kota Gaza

GAZA – Ketegangan di Jalur Gaza kembali meningkat tajam setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran yang menargetkan sejumlah gedung tinggi di pusat Kota Gaza. Serangan makin brutal, Israel bom gedung-gedung tinggi di Kota Gaza, menandai eskalasi terbaru dalam konflik berkepanjangan antara militer Israel dan kelompok Hamas.

Serangan yang terjadi pada Kamis malam waktu setempat (5/9/2025) menyasar sedikitnya tiga gedung bertingkat yang diketahui digunakan sebagai tempat tinggal warga sipil dan fasilitas sipil lainnya. Salah satu yang paling terdampak adalah Menara Al-Mushthaha, gedung 12 lantai yang berada di wilayah padat penduduk. Ledakan dari serangan tersebut mengguncang wilayah sekitar, menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan melukai puluhan warga.

Militer Israel menyatakan bahwa gedung-gedung tinggi yang dibom digunakan oleh Hamas untuk aktivitas militer, termasuk sebagai pusat komunikasi dan tempat penyimpanan senjata. Namun, pernyataan ini dibantah oleh sejumlah saksi mata dan pejabat lokal yang menegaskan bahwa bangunan-bangunan tersebut dihuni oleh warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Tidak ada peringatan yang cukup sebelum bom dijatuhkan. Kami hanya punya beberapa menit untuk keluar,” kata Salim Haniyeh, warga setempat yang selamat dari serangan di Menara Al-Khansa. Ia mengaku kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta bendanya dalam hitungan detik.

Serangan makin brutal, Israel bom gedung-gedung tinggi di Kota Gaza, telah memicu kecaman dari berbagai organisasi hak asasi manusia. Amnesty International menyebut serangan tersebut berpotensi melanggar hukum humaniter internasional jika terbukti bahwa tidak ada upaya memadai untuk menghindari korban sipil.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya 28 orang terluka dalam serangan terbaru ini, sebagian besar mengalami luka akibat reruntuhan. Tim penyelamat terus melakukan pencarian di bawah puing-puing bangunan, khawatir masih ada korban yang tertimbun.

Ini bukan pertama kalinya Israel melakukan pengeboman terhadap gedung-gedung tinggi di Gaza. Namun, intensitas dan skala serangan kali ini dinilai sebagai yang paling parah sejak awal tahun 2025. Serangan makin brutal, Israel bom gedung-gedung tinggi di Kota Gaza, menjadi bukti bahwa konfrontasi ini masih jauh dari penyelesaian.

PBB melalui juru bicaranya menyerukan gencatan senjata segera dan meminta kedua belah pihak untuk menahan diri. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda bahwa pertempuran akan mereda dalam waktu dekat.

Dengan kondisi kemanusiaan yang terus memburuk, warga Gaza kembali menjadi korban utama dari konflik ini. Banyak dari mereka kini mengungsi di tempat-tempat darurat tanpa kepastian akan keselamatan dan masa depan mereka.

Serangan makin brutal, Israel bom gedung-gedung tinggi di Kota Gaza, kini menjadi perhatian dunia internasional. Banyak pihak mendesak diadakannya investigasi menyeluruh dan penegakan akuntabilitas atas serangan yang berpotensi menyalahi hukum perang.

Untuk perkembangan terbaru seputar isu ini dan berita internasional lainnya, kunjungi www.gelanggangnews.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *