
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, akhirnya buka suara setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran fitnah terkait tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Penetapan status hukum tersebut diumumkan setelah proses pemeriksaan di Bareskrim Polri yang berjalan sejak beberapa waktu terakhir.
Meski statusnya kini naik menjadi tersangka, Roy Suryo menyatakan dirinya tetap tenang dan menghormati seluruh prosedur hukum yang sedang berjalan. Kepada awak media di Bareskrim Polri, ia menegaskan bahwa penetapan tersangka merupakan bagian dari mekanisme hukum yang harus dijalani.
“Status tersangka itu masih harus kita hormati. Sikap saya apa? Saya senyum saja. Tersangka adalah salah satu proses,” ujarnya.
Roy kemudian menjelaskan bahwa kasus yang menjeratnya tidak membuatnya gentar. Ia menegaskan bahwa dirinya, bersama sejumlah pihak lain yang sebelumnya ikut mengangkat isu ijazah, tetap berpegang pada hak publik untuk meminta klarifikasi terhadap dokumen negara.
“Saya menyerahkan semuanya kepada kuasa hukum. Saya tetap mengajak tujuh orang lainnya untuk tetap tegar. Ini adalah perjuangan kita sebagai masyarakat yang bebas melakukan penelitian terhadap dokumen publik—bukan untuk dikriminalisasi,” katanya.
Dalam pernyataannya, Roy Suryo menilai bahwa kasus ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga mengenai prinsip transparansi dan kebebasan akademik. Ia mempertanyakan apakah proses yang berjalan benar-benar menempatkan aspek ilmiah dan keadilan di posisi terdepan.
“Ini bukan soal kecewa atau tidak. Ini soal ilmiah atau tidak, kriminalisasi atau tidak, adil atau tidak,” tegasnya.
Penyidik Bareskrim diketahui telah mengumpulkan sejumlah bukti digital dan keterangan saksi sebelum menetapkan Roy sebagai tersangka. Kasus ini menjadi salah satu perhatian publik karena berkaitan dengan nama besar Presiden serta isu sensitif mengenai kredibilitas dokumen negara.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melanjutkan rangkaian pemeriksaan lanjutan. Roy memastikan dirinya akan kooperatif dan berharap masyarakat tetap mengedepankan logika hukum yang jernih, tanpa terjebak pada polarisasi.
Gelanggang News akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru seiring berlangsungnya proses hukum di tingkat kepolisian maupun pengadilan.
Baca berita nasional lainnya hanya di:
👉 https://gelanggangnews.com/












