Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Proses Pengangkatan Puing-Puing Jeju Air Dimulai, Penyebab Kecelakaan Masih Ditelusuri

ByAdmin Gelanggang

Jan 7, 2025
Proses Pengangkatan Puing-Puing Jeju Air Dimulai, Penyebab Kecelakaan Masih Ditelusuri
Proses Pengangkatan Puing-Puing Jeju Air Dimulai, Penyebab Kecelakaan Masih Ditelusuri

Tim penyelidik di Korea Selatan telah mulai mengangkat puing-puing pesawat Jeju Air yang mengalami kecelakaan tragis di Bandara Internasional Muan pada akhir Desember lalu. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa 179 dari 181 orang yang ada di dalam pesawat.

Pada Jumat (3/1), Kepala Kepolisian Provinsi Jeolla Selatan, Na Won Ho, mengungkapkan bahwa tim akan fokus pada bagian ekor pesawat, yang diduga masih menyimpan petunjuk penting. “Kami berharap ada sisa-sisa yang bisa membantu mengungkap kejadian ini. Untuk hasil yang lebih jelas, kami akan menunggu hingga beberapa hari ke depan,” kata Na saat memberikan keterangan di Bandara Muan, seperti dilansir Korea Times.

Dari pantauan di lapangan, proses pengangkatan puing-puing menggunakan derek besar berwarna kuning. Meski begitu, para pejabat mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut mengalami kerusakan parah, sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk memulihkan bagian-bagian pesawat dan mencari bukti-bukti yang mungkin ada.

Penyelidikan terkait penyebab kecelakaan ini masih berlangsung, namun polisi memastikan akan segera mengumumkan hasil investigasi yang mengarah pada pihak-pihak yang bertanggung jawab. Walaupun demikian, Kementerian Perhubungan Korea Selatan memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu antara enam bulan hingga tiga tahun untuk menentukan penyebab pasti dari tragedi ini.

Kecelakaan pesawat Jeju Air pada 29 Desember 2024 lalu menambah daftar panjang tragedi penerbangan yang mengguncang Korea Selatan. Hanya dua orang penumpang yang selamat dari insiden tersebut, sebuah kenyataan yang semakin mempersulit upaya tim penyelidik dalam mengungkap akar masalah yang ada.

Sementara itu, beberapa pakar penerbangan berpendapat bahwa kemungkinan tabrakan dengan burung (bird strike) menjadi salah satu penyebab yang bisa menjelaskan kejadian ini. Namun, ada pula yang mencurigai adanya kegagalan mesin sebagai faktor penyebab utama. Penyidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan dugaan-dugaan tersebut.

Dengan tragedi ini, industri penerbangan Korea Selatan dihadapkan pada tantangan besar dalam memastikan keselamatan penumpang dan meminimalkan risiko kecelakaan di masa depan. Investigasi mendalam akan menjadi kunci untuk memahami kejadian tragis ini secara lebih jelas.