GELANGGANG NEWS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tengah mempersiapkan jadwal untuk menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, ke Jakarta. Permintaan pertemuan ini datang langsung dari pihak Australia sebagai bagian dari agenda diplomatik kedua negara.
Pertemuan bilateral ini diproyeksikan menjadi momen penting dalam mempererat hubungan strategis antara Indonesia dan Australia, terutama di bidang pertahanan, perdagangan, pendidikan, dan perubahan iklim.
“Kami terbuka untuk memperkuat kerja sama yang sudah berjalan baik selama ini. Australia adalah mitra penting di kawasan Indo-Pasifik,” ujar Prabowo dalam keterangan pers di Istana Negara.
Fokus Pertemuan:
Penguatan hubungan pertahanan dan keamanan kawasan
Kerja sama pendidikan dan pertukaran pelajar
Kemitraan ekonomi dan perdagangan bebas
Kolaborasi dalam penanganan perubahan iklim dan transisi energi
Sejak resmi dilantik sebagai presiden, Prabowo dinilai aktif menjalin hubungan diplomatik lintas kawasan. Australia sendiri merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia, dengan nilai perdagangan bilateral mencapai lebih dari USD 10 miliar per tahun.
Tanggapan Australia
Kedutaan Besar Australia di Jakarta menyambut baik rencana pertemuan ini. PM Albanese juga disebut sangat antusias untuk memperkuat diplomasi antarpemerintah setelah pemilu di Indonesia yang berlangsung damai.
🌏 Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas kawasan dan membuka peluang kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan.
📌 Ikuti perkembangan berita politik dan diplomasi internasional lainnya di Gelanggang News













