Sabuk pengaman merupakan alat penting untuk menjaga keselamatan penumpang, baik di pesawat maupun mobil. Meskipun survei 2007 menunjukkan bahwa 7% penumpang pesawat tidak selalu mengenakan sabuk pengaman setelah lampu tanda mati, penting untuk tetap mengenakannya, terutama untuk melindungi diri saat turbulensi.
Sabuk pengaman pesawat dirancang untuk menahan tubuh penumpang agar tetap di kursi selama turbulensi, yang sering kali lebih berbahaya dibandingkan dengan kecelakaan pesawat itu sendiri. Meskipun sabuk pengaman di pesawat lebih sederhana dibandingkan di mobil, desainnya sudah disesuaikan dengan gerakan pesawat yang naik-turun.

Banyak penumpang merasa tidak nyaman mengenakan sabuk pengaman atau menganggapnya tidak efektif dalam kecelakaan. Padahal, sabuk pengaman dapat mencegah cedera serius selama turbulensi. Selain itu, ada mitos yang mengatakan sabuk pengaman hanya berfungsi untuk mempermudah identifikasi jenazah atau menghalangi proses evakuasi. Namun, para ahli menegaskan bahwa sabuk pengaman dirancang untuk memudahkan evakuasi dalam keadaan darurat.
Dengan lebih dari 65.000 kasus turbulensi ringan dan lebih dari 5.000 turbulensi parah yang tercatat di AS setiap tahunnya, memakai sabuk pengaman meskipun lampu tanda mati tetap penting untuk melindungi diri Anda dari cedera serius.
Sumber: www.gelanggangnews.com











