Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Parade Militer Raksasa China! Xi Jinping Pamer Kekuatan di Tiananmen

ByAdmin Gelanggang

Sep 4, 2025

Beijing – Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok kembali menunjukkan dominasinya di kancah global melalui parade militer raksasa China yang digelar megah di Lapangan Tiananmen, Beijing, pada Senin (2/9). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Xi Jinping, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Militer Pusat. Parade ini menjadi penanda peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II versi China, serta bentuk nyata unjuk kekuatan militer dan politik di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas.

Dalam pidatonya, Xi Jinping pamer kekuatan di Tiananmen dengan menegaskan bahwa China siap menjaga kedaulatan dan keamanan nasional dengan segala cara. “Rakyat Tiongkok tidak akan pernah tunduk pada tekanan asing. Kami akan terus memperkuat kemampuan militer demi perdamaian dunia dan stabilitas regional,” ujar Xi di hadapan ribuan personel militer, pejabat tinggi partai, serta tamu undangan dari berbagai negara.

Acara parade militer raksasa China tersebut melibatkan lebih dari 30.000 personel militer dan menampilkan ratusan unit kendaraan tempur, termasuk rudal hipersonik DF-27, pesawat tempur generasi kelima J-20, serta sistem pertahanan udara S-500 yang diklaim lebih unggul dari versi Rusia. Tidak hanya itu, pasukan siber dan antariksa juga ikut serta dalam formasi khusus, mencerminkan perubahan doktrinal militer China menuju dominasi di ranah teknologi tinggi.

Sorotan utama parade tahun ini adalah kehadiran Xi Jinping yang tampak tegas dan percaya diri saat berdiri di atas mobil limosin terbuka, melintasi barisan pasukan. Momen tersebut dengan cepat menjadi simbolisasi bahwa Xi Jinping pamer kekuatan di Tiananmen bukan hanya kepada rakyatnya, tapi juga kepada dunia internasional.

Beberapa negara tetangga, termasuk Jepang dan Taiwan, menyampaikan keprihatinan atas skala besar parade militer raksasa China ini. Juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan bahwa peningkatan kemampuan militer China harus disertai transparansi agar tidak menimbulkan ketegangan baru di kawasan Asia Timur.

Meskipun demikian, pemerintah China menegaskan bahwa parade ini bersifat defensif dan rutin dalam rangka memperingati sejarah militer nasional. Media resmi pemerintah menyebut acara ini sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan serta simbol komitmen terhadap perdamaian jangka panjang.

Xi Jinping pamer kekuatan di Tiananmen di saat dunia sedang menghadapi tantangan geopolitik yang kompleks menjadi simbol bahwa China tidak akan tinggal diam terhadap tekanan eksternal. Dalam lima tahun terakhir, anggaran militer China terus meningkat, menjadikannya negara dengan belanja pertahanan terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

Dengan menampilkan kekuatan militer secara terbuka, parade militer raksasa China kali ini tidak hanya menarik perhatian dalam negeri, tetapi juga mencerminkan ambisi Beijing dalam membentuk tatanan dunia multipolar yang baru.

Untuk liputan lengkap dan analisis mendalam seputar kebijakan pertahanan China dan dinamika kawasan, kunjungi www.gelanggangnews.com.