Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

NATO Waswas, Rusia Umumkan Produksi Massal Rudal Hipersonik Oreshnik Rampung

ByAdmin Gelanggang

Aug 2, 2025

Moskow, gelanggangnews – Presiden Rusia, Vladimir Putin, secara resmi mengumumkan bahwa sistem rudal hipersonik terbaru milik negaranya, Oreshnik, telah memasuki tahap produksi massal dan unit pertamanya kini telah diserahkan kepada militer Rusia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pengarahan militer yang membahas perkembangan konflik di Ukraina.

Putin mengungkapkan bahwa rudal Oreshnik telah diuji coba dalam operasi militer pada November lalu dan berhasil menghantam target strategis berupa pabrik militer di Ukraina. Senjata ini diduga mampu membawa hulu ledak nuklir, namun versi konvensionalnya diklaim bisa menimbulkan daya rusak yang sebanding dengan ledakan nuklir berkekuatan rendah.

Lebih lanjut, presiden Rusia memuji performa rudal tersebut. Dengan kemampuan mencapai kecepatan hingga Mach 10 dan membawa beberapa hulu ledak sekaligus, Oreshnik disebut nyaris mustahil dicegat sistem pertahanan udara lawan.

Tak hanya itu, Putin juga memberikan peringatan kepada negara-negara anggota NATO yang memberikan izin kepada Ukraina untuk menggunakan senjata jarak jauh menyerang wilayah Rusia. Menurutnya, Moskow tak akan segan untuk membalas dengan senjata baru mereka.

Rusia juga dikabarkan sedang merampungkan proses pengiriman rudal Oreshnik ke Belarusia dan tengah menyiapkan lokasi penempatannya bersama para ahli dari kedua negara. Presiden Rusia turut menyebut bahwa pasukannya mengalami kemajuan signifikan di beberapa wilayah konflik seperti Donetsk, Lugansk, Zaporozhye, dan Kherson, seraya menekankan keberanian dan pengorbanan prajurit sebagai faktor utama.

Dalam pernyataan penutupnya, Putin kembali menegaskan bahwa Rusia tetap membuka pintu untuk dialog damai. Ia menyebut bahwa negosiasi yang berdasarkan keinginan tulus untuk menciptakan perdamaian selalu diperlukan.

📌 Selengkapnya hanya di www.gelanggangnews.com – Baca berita terkini dan mendalam seputar isu global dan keamanan internasional.