Melestarikan Tari Pesisir: Warisan Budaya Dayak Kalimantan Tengah yang Menggambarkan Kehidupan di Pesisir Sungai

Melestarikan Tari Pesisir: Warisan Budaya Dayak Kalimantan Tengah yang Menggambarkan Kehidupan di Pesisir Sungai

Tari Pesisir, sebuah warisan budaya yang menggambarkan kehidupan masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah, terus dilestarikan dan diperkenalkan oleh para seniman lokal. Salah satunya adalah Sanggar Seni Budaya Intan Manuah yang berlokasi di Palangka Raya, yang berkomitmen untuk menjaga kelestarian tari tradisional ini.

Aulia Putri, seorang penari dari Sanggar Seni Budaya Intan Manuah, menjelaskan bahwa Tari Pesisir terinspirasi dari kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak di pesisir sungai, terutama kegiatan mereka dalam mencari ikan dengan menggunakan alat tradisional. Lukah, perangkap ikan dari rotan, dan tanggul, alat penangkap ikan lainnya, menjadi properti utama dalam tarian ini.

“Tari Pesisir menggambarkan bagaimana masyarakat pesisir sungai menjalani kehidupan mereka, yang sangat dipengaruhi oleh kearifan lokal,” ungkap Aulia dalam wawancara dengan Gelanggang News pada Jumat (10/1/2025). Gerakan dalam tarian ini mencerminkan kegiatan mereka, mulai dari memasang perangkap hingga menangkap ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Melestarikan Tari Pesisir: Warisan Budaya Dayak Kalimantan Tengah yang Menggambarkan Kehidupan di Pesisir Sungai

Tari Pesisir, yang dikenal juga dengan sebutan Tarian Rakyat Pedalaman, tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga berfungsi untuk memperkenalkan kembali tradisi nenek moyang yang mulai terlupakan. Tarian ini kini berkembang menjadi salah satu simbol khas Kalimantan Tengah, terutama di Palangka Raya.

Pakaian yang digunakan dalam tarian ini umumnya tertutup, mencerminkan budaya masyarakat pesisir yang mayoritas beragama Islam. Para penari mengenakan kain atau selendang sebagai atribut utama dalam setiap penampilan.

Aulia berharap Tari Pesisir semakin berkembang dan dikenal luas, tidak hanya di Palangka Raya, tetapi juga di seluruh Kalimantan Tengah. “Kami ingin budaya tradisional ini tetap hidup, terjaga, dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” tambahnya.

Melalui Tari Pesisir, masyarakat Kalimantan Tengah berusaha menjaga dan memperkaya budaya lokal, sambil memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam setiap gerakan dan cerita yang ada dalam tarian ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *