Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Marc Marquez Dekati 700 Poin, Dominasi MotoGP 2025 Kian Tak Terbendung

ByAdmin Gelanggang

Jul 23, 2025

Kemenangan luar biasa Marc Marquez di MotoGP Ceko 2025 akhir pekan lalu semakin mempertegas dominasinya musim ini. Target menembus 700 poin di klasemen bukan lagi mimpi kosong bagi pembalap Ducati Lenovo tersebut.

Di Sirkuit Brno, Minggu (20/7/2025) malam WIB, Marquez tampil tanpa cela dan finis pertama dalam balapan utama (main race), sekaligus mencatatkan kemenangan kedelapan musim ini. Sehari sebelumnya, ia juga menguasai balapan sprint, menjadi kemenangan sprint ke-11 dari 12 seri yang telah dijalani.

Dengan performa luar biasa ini, tak mengherankan jika Marquez kini nyaman memimpin klasemen MotoGP 2025 dengan 381 poin, unggul 120 poin dari sang adik Alex Marquez (Gresini Racing). Sementara rekan setimnya, Francesco Bagnaia (Pecco), bertengger di posisi ketiga dengan 213 poin.


Kombinasi Skill dan Mesin, MM93 Selevel di Atas Rival

Bukan hanya soal statistik, pengakuan dari rival pun semakin mengukuhkan posisi The Baby Alien sebagai pembalap paling dominan musim ini. Nama-nama seperti Pedro Acosta, Marco Bezzecchi, hingga Pecco Bagnaia tak ragu menyebut Marquez berada di level yang berbeda.

Kemampuan teknis Marquez yang luar biasa, dipadu dengan motor Ducati yang saat ini dianggap tercepat di grid MotoGP, menjadikannya favorit mutlak untuk menyegel gelar juara dunia musim ini.


Target Pecahkan Rekor Poin Musim

Dengan 10 seri tersisa—termasuk GP Austria, Hungaria, Catalunya, San Marino, Jepang, Indonesia, Australia, Malaysia, Portugal, hingga Valencia—peluang Marquez untuk menembus 750 poin terbuka lebar.

Jika mampu menyapu bersih seluruh kemenangan sprint dan main race (masing-masing bernilai 12 dan 25 poin), total maksimal yang bisa diraih Marquez adalah 751 poin.

Sebagai catatan, rekor poin tertinggi dalam semusim saat ini masih dipegang oleh Jorge Martin, yang mengoleksi 508 poin saat merebut gelar juara dunia 2024 bersama Aprilia (Pramac Ducati).


Sulit Dikejar, Peluang Juara Kian Nyata

Melihat selisih poin yang sangat lebar, serta konsistensi Marquez dalam tiap pekan balap, para pesaingnya kini hanya bisa berharap keajaiban. Faktanya, dalam sejarah MotoGP era mesin 4-Tak, belum pernah ada pembalap yang mampu membalikkan ketertinggalan lebih dari 100 poin dalam perebutan gelar juara dunia.


Baca juga berita MotoGP lainnya hanya di Gelanggang News.