Manggis (Garcinia mangostana L), yang sering disebut sebagai “ratu buah,” sudah lama dikenal di Asia Tenggara, terutama di Malaysia dan Filipina, karena manfaat kesehatannya yang luar biasa. Berbagai bagian dari tanaman ini, termasuk buahnya, telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan seperti peradangan, infeksi, hingga masalah kulit.
Manggis bukan hanya terkenal karena rasanya yang manis dan segar, tetapi juga karena kandungan nutrisinya yang kaya. Dalam 120 gram buah manggis, terkandung:
- 143 kalori
- 0,8 g protein
- 1,14 g lemak
- 35,1 g karbohidrat
- 3,53 g serat
- 25,5 g magnesium
- 0,2 mg mangan
- 5,68 mg vitamin C
- 0,1 mg vitamin B1
- 0,1 mg vitamin B2
- 60 mcg folat
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari mengonsumsi buah manggis:
Melindungi dari Penyakit Kronis
Kandungan antioksidan pada manggis, terutama vitamin C dan senyawa xanthone, berperan besar dalam melawan radikal bebas yang bisa memicu berbagai penyakit serius, termasuk kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Xanthone yang ada dalam manggis dipercaya memiliki sifat antioksidan yang kuat, yang juga dapat mendukung pengurangan inflamasi dan penuaan.Mengurangi Peradangan
Senyawa xanthone yang terdapat pada manggis juga memiliki sifat anti-inflamasi. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh yang terkait dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung dan diabetes.Menanggulangi Risiko Kanker
Xanthone juga terbukti dapat menghambat perkembangan sel kanker, termasuk pada jenis kanker payudara, paru-paru, dan lambung. Meskipun penelitian pada manusia masih terbatas, hasil pada hewan menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam melawan kanker.Membantu Penurunan Berat Badan
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak manggis dapat membantu mengurangi kenaikan berat badan. Dalam sebuah percobaan, tikus yang diberi manggis sebagai suplemen mengalami peningkatan berat badan yang lebih sedikit dibandingkan dengan tikus yang tidak mendapat suplemen tersebut. Hal ini diduga terkait dengan efek anti-inflamasi yang meningkatkan metabolisme lemak.

- Menjaga Keseimbangan Gula Darah
Senyawa xanthone dalam manggis juga dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Penelitian terhadap wanita obesitas menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi ekstrak manggis setiap hari mengalami penurunan signifikan dalam resistensi insulin, yang merupakan faktor utama risiko diabetes. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Manggis kaya akan serat dan vitamin C, yang keduanya sangat penting untuk mendukung daya tahan tubuh. Serat berfungsi mendukung kesehatan bakteri usus, sementara vitamin C berperan dalam meningkatkan fungsi sel-sel kekebalan tubuh.Menjaga Kesehatan Kulit
Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa manggis dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV. Selain itu, penelitian manusia juga menemukan bahwa konsumsi ekstrak manggis dapat meningkatkan elastisitas kulit.Memperbaiki Pencernaan
Manggis yang tinggi serat dapat membantu memperlancar sistem pencernaan. Seratnya tidak hanya meningkatkan frekuensi buang air besar, tetapi juga membantu mencegah sembelit. Selain itu, serat pada manggis juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, yang penting bagi kesehatan usus secara keseluruhan.Meningkatkan Kesehatan Otak
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak manggis dapat membantu menjaga fungsi otak dan melawan stres oksidatif yang dapat merusak sel-sel otak. Meski penelitian lebih lanjut masih diperlukan, manggis menunjukkan potensi dalam meningkatkan ketajaman kognitif seiring bertambahnya usia.
Dengan segudang manfaatnya, manggis bukan hanya sekadar buah yang lezat, tetapi juga merupakan makanan super yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jangan ragu untuk menambahkannya ke dalam pola makan Anda!
Sumber: www.gelanggangnews.com










