Layanan Streaming Mola TV Tutup di Semua Platform 31 Desember 2025

GELANGGANG NEWS — Dunia layanan streaming kembali dikejutkan dengan pengumuman resmi dari Mola TV yang menyatakan bahwa seluruh layanan mereka akan berhenti beroperasi pada 31 Desember 2025. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan platform yang sebelumnya dikenal sebagai penyedia konten olahraga premium, film, hingga hiburan keluarga.

Dalam pernyataannya, manajemen Mola TV menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan hasil evaluasi bisnis yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025. Perubahan perilaku penonton, meningkatnya kompetisi platform global, hingga biaya lisensi konten yang semakin tinggi disebut menjadi faktor utama. Dengan kondisi tersebut, Mola menyimpulkan bahwa operasional layanan streaming tidak lagi dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

Para pelanggan yang masih memiliki langganan aktif diberikan pemberitahuan melalui email dan aplikasi. Mola menegaskan bahwa seluruh akses ke konten akan berakhir tepat pada malam pergantian tahun. Untuk pengguna yang memiliki sisa masa berlangganan setelah tanggal penutupan, pihak Mola memastikan akan memberikan mekanisme pengembalian dana. Detail proses refund akan diinformasikan secara bertahap melalui kanal resmi.

Selain menghentikan layanan streaming, Mola juga menutup akses aplikasi di berbagai perangkat seperti smart TV, Android, iOS, hingga web browser. Konten eksklusif seperti pertandingan sepak bola internasional, dokumenter premium, dan program orisinal yang sempat menjadi daya tarik platform pun dipastikan tidak akan lagi tersedia.

Di sisi lain, analis industri menyebut bahwa penutupan ini mencerminkan ketatnya persaingan bisnis streaming di Indonesia. Kehadiran pemain besar dengan modal masif dan katalog konten global membuat platform lokal harus bekerja ekstra keras mempertahankan pengguna. Gelanggang News mencatat bahwa Mola TV sebenarnya sempat mencuri perhatian, terutama saat memegang hak siar Liga Inggris dan menghadirkan berbagai konten unik. Namun setelah kehilangan sejumlah hak siar utama, jumlah pelanggan Mola menurun drastis.

Mola sendiri belum mengungkapkan rencana bisnis ke depan, apakah akan kembali hadir dengan model baru atau sepenuhnya meninggalkan sektor hiburan digital. Namun bagi masyarakat, langkah ini menjadi pengingat bahwa industri streaming tidak hanya mengandalkan konten menarik, tetapi juga strategi bisnis jangka panjang.

Dengan berakhirnya operasional Mola TV, pengguna diharapkan segera mencadangkan data akun atau melakukan langkah yang diperlukan sebelum layanan benar-benar ditutup.


Berita lainnya hanya di Gelanggang News:www.gelanggangnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *