Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 87 Orang, Gempa Susulan Tembus 5.089 Kali

GelanggangNews (Utama) – Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 87 orang per Sabtu, 22 Agustus 2026.

Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. Episenter gempa terletak di laut pada jarak 30 kilometer arah timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer. Guncangan dirasakan luas hingga Nusa Tenggara Barat dan sebagian Sulawesi Selatan, bahkan sempat memicu peringatan dini tsunami yang berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan data terbaru dalam konferensi pers Sabtu sore. Selain 87 korban meninggal, sebanyak 1.298 orang mengalami luka-luka dengan 336 di antaranya luka berat. Kabupaten Manggarai Timur menjadi daerah dengan korban luka terbanyak yakni 643 jiwa. Rincian korban meninggal tersebar di tujuh kabupaten: Manggarai 31 orang, Manggarai Timur 30 orang, Nagekeo 13 orang, Sikka 9 orang, Ngada 4 orang, Ende 2 orang, dan Manggarai Barat 1 orang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, telah terjadi 5.089 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar M6,2 dan terkecil M1,1. Sebanyak 124 gempa susulan dirasakan langsung oleh masyarakat. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto memprediksi rangkaian gempa susulan akan terus berlangsung selama 3 hingga 4 minggu ke depan atau hingga akhir September 2026, meski aktivitasnya diprediksi akan menurun secara bertahap.

Gempa ini merusak sekitar 4.500 unit rumah, fasilitas umum, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, pendidikan, perkantoran, dan akses jalan. Sebanyak 150.576 warga mengungsi di berbagai lokasi. BNPB dan pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan posko darurat. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bahkan turun langsung ke lokasi bencana membawa tim khusus trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis korban. Gempa M7,7 NTT masuk daftar gempa terbesar kedua di dunia tahun 2026 setelah gempa M7,8 di Filipina pada Juni lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *