Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kini bergerak cepat menindak truk Over Dimension Over Load (ODOL) dengan teknologi canggih bernama Weight in Motion (WIM). Alat ini langsung membaca berat dan dimensi kendaraan saat melintas di jalan tol, tanpa harus berhenti di jembatan timbang.
Kemenhub sudah memasang WIM di tujuh titik strategis seperti Gerbang Tol Ciawi, Karang Tengah, Cakung, Ngawi, dan Surabaya. Ke depan, mereka akan menambah empat unit lagi di jalur padat logistik. Pemasangan ini bekerja sama dengan Jasa Marga dan pengelola jalan tol lainnya.
Teknologi WIM mendeteksi pelanggaran secara otomatis. Setiap kendaraan yang melewati sensor akan tertimbang, terekam pelat nomornya, dan datanya langsung terkirim ke pusat pengendalian. Petugas di Kemenhub dan Korlantas kemudian menindaklanjuti data tersebut dengan sistem digital.
Dengan sistem ini, pemerintah menutup celah pungli, mempercepat proses penindakan, dan mengurangi risiko kecelakaan akibat truk kelebihan muatan. Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan, “Satu nyawa saja terlalu mahal untuk dikorbankan oleh truk ODOL.”
Langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi pengawasan transportasi berbasis teknologi dan data. Pemerintah menargetkan pengawasan ODOL berjalan maksimal sebelum 2026.
Baca selengkapnya di: https.gelanggangnews.com













