Sebuah insiden kebakaran hebat terjadi di lokasi pembangunan Banyan Tree Hotel di Busan, Korea Selatan, mengakibatkan sedikitnya enam korban jiwa dan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka. Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena lokasi yang terdampak masih dalam tahap konstruksi.
Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan yang dikutip oleh AFP dan Yonhap pada Jumat (14/2/2025), kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Api pertama kali muncul di area konstruksi hotel mewah tersebut, yang saat itu tengah dikerjakan oleh sekitar 100 pekerja bangunan.
Upaya Penyelamatan
Tim pemadam kebakaran bergerak cepat untuk mengevakuasi para pekerja yang terjebak. Menggunakan helikopter, mereka berhasil mengevakuasi sejumlah korban dari gedung yang masih dalam tahap pembangunan. Sayangnya, enam orang dilaporkan meninggal akibat kejadian ini.
Sebanyak 14 orang lainnya berhasil diselamatkan setelah berlindung di bagian atap gedung yang belum rampung. Tim penyelamat masih terus melakukan pencarian guna memastikan tidak ada pekerja lain yang tertinggal. “Kami masih menyisir bagian dalam bangunan. Polisi dan otoritas setempat sedang berusaha memastikan jumlah pekerja yang berada di lokasi saat kejadian,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran kepada Yonhap.

Dugaan Penyebab Kebakaran
Menurut pejabat setempat, api diduga berasal dari lantai pertama bangunan, di mana bahan insulasi disimpan. Namun, penyebab pasti kebakaran ini masih dalam proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sebagai respons cepat terhadap kejadian ini, Presiden sementara Korea Selatan, Choi Sang Mok, segera menginstruksikan seluruh personel dan peralatan pemadam kebakaran yang tersedia untuk dikerahkan guna mengendalikan api. Ia juga menekankan pentingnya memastikan keselamatan tim penyelamat serta melakukan pencarian menyeluruh untuk mencegah korban tambahan.
Pentingnya Keamanan di Lokasi Konstruksi
Kebakaran ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan kerja di sektor konstruksi di Korea Selatan. Pemerintah setempat kini berupaya mengidentifikasi penyebab utama insiden ini dan akan menerapkan langkah-langkah pencegahan lebih ketat di masa depan guna menghindari kejadian serupa.
Sumber: www.gelanggangnews.com
