Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Istana Minta Maaf, Gladi Upacara 17 Agustus Berpotensi Bikin Macet Pekan Ini

ByAdmin Gelanggang

Aug 13, 2025

JAKARTA – Pihak Istana Kepresidenan secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya terkait potensi kemacetan lalu lintas akibat rangkaian gladi upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang berlangsung pekan ini.

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengungkapkan bahwa gladi upacara 17 Agustus akan dilaksanakan mulai tanggal 13 hingga 16 Agustus 2025 di kawasan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Latihan tersebut merupakan persiapan teknis dan keamanan untuk pelaksanaan upacara kenegaraan yang digelar pada 17 Agustus mendatang.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi, terutama terkait potensi kemacetan di sekitar kawasan Istana selama proses gladi berlangsung. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan upacara kenegaraan berjalan lancar dan khidmat,” ujar Heru dalam konferensi pers, Selasa (12/8).

Penutupan dan Pengalihan Arus Lalu Lintas

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mengonfirmasi rencana penutupan sementara sejumlah ruas jalan di sekitar Istana Negara. Penutupan akan dilakukan secara bertahap, terutama saat gladi berlangsung pagi dan sore hari. Pengendara diimbau untuk menghindari kawasan Medan Merdeka dan memilih jalur alternatif selama pekan ini.

Gladi upacara 17 Agustus yang dilakukan secara penuh dengan melibatkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), pasukan TNI/Polri, dan tim paduan suara, dinilai berpotensi bikin macet karena intensitas latihan yang cukup padat dan melibatkan pergerakan kendaraan operasional serta pengamanan yang ketat.

Koordinasi Lintas Lembaga

Panitia Nasional Peringatan Hari Kemerdekaan bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Kepolisian telah menyiapkan berbagai skenario pengaturan lalu lintas demi meminimalisir dampak kemacetan. Namun demikian, pihak Istana tetap mengantisipasi kemungkinan terganggunya mobilitas masyarakat di sekitar area latihan.

“Kami berkoordinasi erat dengan Dishub dan kepolisian. Harapan kami, masyarakat dapat menyesuaikan jadwal dan rute perjalanan mereka, terutama selama gladi upacara 17 Agustus berlangsung,” tambah Heru.

Respons Warga dan Harapan Istana

Sebagian warga mengaku telah mengetahui rencana ini melalui pengumuman resmi yang disebar di media sosial dan kanal pemerintahan. Meski mengakui potensi terganggunya aktivitas, mereka memahami pentingnya persiapan acara kenegaraan yang menjadi simbol persatuan bangsa.

“Saya rasa wajar jika ada gangguan sedikit. Ini kan momen penting bagi bangsa kita,” ujar Rina, seorang pegawai swasta yang biasa melintas di kawasan Gambir.

Istana meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap masyarakat tetap mendukung suksesnya penyelenggaraan upacara kemerdekaan. Gladi upacara 17 Agustus dipastikan berlangsung hingga sehari sebelum pelaksanaan upacara utama dan akan ditutup dengan final rehearsal pada malam 16 Agustus.

Dengan demikian, masyarakat diminta terus mengikuti informasi terbaru dari otoritas terkait agar dapat mengantisipasi dampak kegiatan yang berpotensi bikin macet, terutama di pusat kota.

Untuk pembaruan informasi terkait lalu lintas dan agenda upacara 17 Agustus, kunjungi situs resmi kami di www.gelanggangnews.com.