Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Israel Siap Bahas Gencatan Senjata Permanen di Gaza, Tapi Ada Syarat Berat

ByAdmin Gelanggang

Jul 30, 2025

GELANGGANGNEWS.COM – Dalam sebuah pernyataan resmi yang disampaikan lewat video dari Washington, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kesediaan untuk membahas gencatan senjata permanen di Gaza. Namun, hal itu bersyarat, yakni Gaza harus dilucuti dari senjata, khususnya kekuatan militer Hamas.

“Begitu masa jeda 60 hari dimulai, kami siap membuka negosiasi untuk mengakhiri perang secara permanen,” ujar Netanyahu pada Kamis (10/7/2025), dikutip dari laporan berbagai media dan dirangkum ulang oleh www.gelanggangnews.com.


🎯 Hamas Harus Kehilangan Kekuatan Militer dan Pemerintahan

Netanyahu menegaskan bahwa syarat utama dari pihak Israel adalah Hamas harus meletakkan senjata dan tidak lagi memiliki kendali pemerintahan atau kekuatan militer di wilayah Gaza.

“Jika itu bisa tercapai lewat perundingan, kami akan sambut baik. Tapi kalau tidak, kami akan wujudkan dengan cara lain—melalui kekuatan tentara kami,” tegas Netanyahu dalam pesan videonya.


🔄 Proposal AS dan Respon Hamas: Masih Ada Jarak

Gagasan jeda pertempuran 60 hari disebut datang dari Steve Witkoff, utusan Timur Tengah dari Amerika Serikat. Dalam usulan tersebut, Hamas diminta untuk membebaskan separuh dari sekitar 20 sandera yang masih hidup.

Di sisi lain, Hamas menyatakan kesediaan untuk membebaskan 10 sandera, namun menolak kehadiran militer Israel dalam jumlah besar di Gaza sebagai bagian dari kesepakatan.


🆘 Hamas Minta Jaminan dan Akses Kemanusiaan

Dalam negosiasi tidak langsung yang digelar di Doha, Qatar, Hamas menyuarakan tuntutan berupa akses penuh bantuan kemanusiaan dan jaminan perdamaian jangka panjang.

“Kami ingin bantuan masuk tanpa hambatan dan perdamaian yang tidak sekadar janji,” tegas perwakilan Hamas dalam siaran media lokal.

Netanyahu sendiri mengatakan Israel akan berupaya maksimal untuk membebaskan sandera, tetapi mengakui bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan oleh pihaknya.


🔍 Situasi Masih Dinamis, Gencatan Senjata Belum Final

Hingga kini, belum ada titik temu konkret antara kedua belah pihak. Meski ada peluang menuju perdamaian, masih terdapat banyak tantangan diplomatik dan militer di lapangan. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan bisa dicapai dalam waktu dekat.


 

Untuk update terbaru perkembangan konflik Gaza dan diplomasi Timur Tengah, terus ikuti berita terkini di www.gelanggangnews.com media independen yang menyajikan berita mendalam dan berimbang.