IHSG Dibuka Melemah Tajam Senin Pagi, Tekanan Pasar Global dan Harga Minyak Picu Kepanikan Investor

GelanggangNews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka melemah tajam pada perdagangan Senin (9/3/2026) pagi. Indeks langsung turun sebesar 5,35 persen ke posisi 7.179,69 pada awal sesi perdagangan.

Pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya tekanan di pasar keuangan global akibat memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah. Situasi tersebut memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi global, sehingga banyak pelaku pasar memilih melakukan aksi jual pada awal perdagangan.

Tekanan juga datang dari lonjakan harga minyak dunia yang menembus lebih dari 111 dolar AS per barel. Kenaikan harga energi tersebut memicu kekhawatiran meningkatnya inflasi global serta potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi di berbagai negara, termasuk negara berkembang seperti Indonesia.

Sejumlah saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 ikut mengalami koreksi pada awal perdagangan. Saham sektor perbankan, energi, serta industri dasar menjadi beberapa sektor yang mencatat penurunan cukup dalam akibat aksi jual investor.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami tekanan. Kondisi ini menambah sentimen negatif di pasar saham domestik.

Analis pasar menilai volatilitas IHSG masih berpotensi berlanjut dalam beberapa waktu ke depan, terutama jika ketegangan geopolitik global terus meningkat dan memicu ketidakpastian di pasar keuangan internasional. Investor pun diimbau untuk lebih berhati-hati serta mencermati perkembangan ekonomi global sebelum mengambil keputusan investasi.

Ikuti perkembangan terbaru berita ekonomi hanya di Gelanggang News:
https://gelanggangnews.com/

Is this conversation helpful so far?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *