Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Dihadang Demonstran Pro-Palestina, Kapal Wisata Israel Dialihkan dari Yunani ke Siprus

ByAdmin Gelanggang

Jul 25, 2025

GELANGGANGNEWS.com – Sebuah kapal pesiar asal Israel, Crown Iris, terpaksa mengubah rute perjalanannya menuju Siprus setelah dilarang berlabuh di Pulau Syros, Yunani. Penolakan ini terjadi akibat aksi protes warga lokal terkait agresi Israel di Jalur Gaza.

Sebagaimana dilaporkan The Guardian, sekitar 1.600 wisatawan asal Israel yang berada di atas kapal tidak diizinkan turun dari kapal setelah lebih dari 300 demonstran memadati pelabuhan dan menyuarakan penolakan keras terhadap kedatangan mereka. Para demonstran mengibarkan bendera Palestina dan membentangkan spanduk besar bertuliskan “Hentikan Genosida!”

“Sebagai penduduk Syros, namun lebih sebagai manusia, kami merasa wajib bertindak melawan kehancuran yang disebabkan oleh perang di Gaza,” demikian bunyi pernyataan kolektif para demonstran seperti dikutip www.gelanggangnews.com.

Penumpang Balas Aksi Protes dengan Bendera Israel

Ketegangan sempat meningkat ketika sejumlah penumpang membalas aksi unjuk rasa dengan mengibarkan bendera Israel dan meneriakkan yel-yel nasionalistik dari atas kapal. Namun situasi berhasil dikendalikan, dan tidak ada laporan bentrokan fisik atau penangkapan.

Perusahaan pelayaran Israel, Mano Maritime, membenarkan insiden tersebut. Mereka menjelaskan bahwa para penumpang tidak mendapat izin turun karena aksi massa yang dilakukan pendukung Palestina.

“Setibanya kapal di Pulau Syros, unjuk rasa langsung terjadi. Penumpang akhirnya terpaksa tetap berada di kapal tanpa bisa menikmati kunjungan,” ungkap perwakilan perusahaan.

Diplomasi Israel-Yunani Ikut Terlibat

Insiden ini langsung menarik perhatian otoritas tingkat tinggi. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, dilaporkan telah menghubungi Menlu Yunani, George Gerapetritis, untuk membahas situasi tersebut. Meski begitu, Kementerian Luar Negeri Yunani tidak mempublikasikan rincian pembicaraan mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, Yunani menjadi destinasi favorit bagi wisatawan Israel, seiring eratnya kerja sama militer dan ekonomi kedua negara. Namun meningkatnya kekerasan di Gaza memicu gelombang kritik dari masyarakat sipil Yunani, termasuk penyebaran grafiti anti-Israel dan aksi solidaritas untuk Palestina di berbagai kota.

Simak berita internasional lainnya hanya di www.gelanggangnews.com