Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris, Diduga Rekrut Anak di Bawah Umur lewat Game Online

GELANGGANG NEWS – Satuan Densus 88 Antiteror Polri kembali mengungkap jaringan terorisme yang menggunakan metode rekrutmen baru dan lebih tersembunyi. Sebanyak lima terduga teroris ditangkap dalam operasi terkoordinasi di beberapa wilayah Indonesia. Mereka diduga kuat terlibat dalam upaya merekrut anak-anak di bawah umur melalui game online, sebuah pola yang semakin sering disorot aparat keamanan.

Menurut informasi awal, para tersangka memanfaatkan fitur obrolan dalam game populer untuk mendekati calon korban. Anak-anak yang mudah terpengaruh ditargetkan dengan pendekatan pertemanan, pemberian hadiah dalam game, hingga perlahan dikenalkan pada doktrin ekstremisme. Densus 88 menyebut metode ini sebagai ancaman serius karena menyasar ruang digital yang akrab dengan generasi muda.

Dalam proses penangkapan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti perangkat komunikasi, catatan digital, serta materi propaganda yang diduga digunakan untuk mempengaruhi korbannya. Para tersangka disebut memiliki peran berbeda-beda, mulai dari pengumpul anggota, penyebar ideologi, hingga fasilitator komunikasi dengan jaringan lain.

Hingga saat ini, Densus 88 masih mendalami dugaan keterlibatan pihak lain serta memetakan jaringan yang lebih luas. Penyidik juga melibatkan ahli digital forensik untuk melacak jejak komunikasi dan aktivitas daring yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak di internet, terutama pada platform permainan daring yang sering dianggap aman. Aparat meminta masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih waspada terhadap pola interaksi digital yang mencurigakan.

Perkembangan penyelidikan akan terus disampaikan oleh pihak kepolisian seiring proses hukum terhadap para tersangka.

Selengkapnya berita terbaru hanya di:
https://gelanggangnews.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *