Untuk pertama kalinya sejak Taliban merebut kembali kekuasaan di Afghanistan pada 2021, sebuah delegasi tinggi dari pemerintahan sementara Taliban melakukan kunjungan resmi ke Jepang. Dalam sebuah unggahan di media sosial pada Sabtu (15/2), Wakil Menteri Ekonomi Taliban, Latif Nazari, mengungkapkan bahwa delegasi tersebut sedang dalam perjalanan menuju Jepang. Seorang pejabat pemerintah Taliban kemudian menyebutkan bahwa mereka tiba di Jepang pada Minggu (16/2).
kunjungan ini menandai momen penting, karena ini adalah kali pertama pejabat senior dari pemerintahan Taliban mengunjungi Jepang. Delegasi Taliban ini diundang oleh Nippon Foundation dan dijadwalkan untuk bertemu dengan pejabat Jepang pada Senin (17/2) untuk melakukan diskusi dan pertukaran pendapat.

“Taliban berharap untuk menjalin hubungan yang bermartabat dengan dunia internasional, dengan tujuan menjadi anggota masyarakat global yang kuat dan aktif,” tulis Latif Nazari dalam unggahan di media sosialnya.
Pemerintah Taliban telah beberapa kali melakukan kunjungan diplomatik ke negara-negara tetangga serta wilayah regional, termasuk Asia Tengah, Rusia, dan Tiongkok. Namun, kunjungan ke Jepang ini menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan hubungan internasional mereka.
Meskipun Taliban telah melakukan pertemuan tingkat tinggi di Norwegia pada 2022 dan 2023, kunjungan ke Jepang ini menunjukkan perkembangan lebih lanjut dalam upaya mereka untuk membangun relasi yang lebih luas.
Setelah jatuhnya pemerintahan Afghanistan pada 2021 dan pengambilalihan oleh Taliban, Kedutaan Besar Jepang di Kabul dipindahkan sementara ke Qatar. Namun, kedutaan tersebut kini telah dibuka kembali, melanjutkan berbagai aktivitas diplomatik dan kemanusiaan di Afghanistan.
Sumber: www.gelanggangnews.com
