Makkah, 20 Mei 2025 β Gelombang pertama jemaah haji Indonesia dihadapkan pada tantangan kesehatan serius. Hingga Senin (19/5), tercatat sebanyak 7.957 jemaah mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat suhu ekstrem yang melanda Makkah, yang kini mencapai 46 derajat Celsius.
Kondisi ini diperparah oleh keramaian jemaah internasional, debu, serta aktivitas fisik tinggi selama rangkaian ibadah umrah wajib dan persiapan puncak haji.
π΅ Mayoritas Korban: Jemaah Lansia dan Risti
Menurut data Kementerian Kesehatan RI, dari 115.727 jemaah yang sudah tiba di Makkah, lebih dari 80% tergolong kelompok risiko tinggi (risti), yaitu lansia dan penderita penyakit bawaan. Mereka paling rentan terkena ISPA, yang jika tidak ditangani bisa berkembang menjadi pneumonia.
βSebagian besar pasien ISPA adalah lansia dan jemaah dengan penyakit kronis seperti asma dan diabetes,β ungkap dr. Imran, Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi.
β οΈ Imbauan PPIH untuk Mencegah ISPA
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta seluruh jemaah untuk:
Selalu memakai masker saat di luar ruangan.
Menghindari paparan sinar matahari langsung, terutama antara pukul 10.00β16.00 waktu setempat.
Minum air minimal 2 liter per hari, termasuk air zamzam.
Tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah jika tubuh belum fit.
π Menjelang Puncak Haji, Kewaspadaan Ditingkatkan
Puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina tinggal hitungan hari. Pemerintah melalui tim kesehatan dan kloter terus meningkatkan layanan dan pengawasan untuk memastikan kondisi fisik jemaah tetap prima.
π Ikuti kabar haji terbaru dan info kesehatan jemaah hanya di:
π https://gelanggangnews.com










