Sukabumi, 7 Mei 2025 — Peristiwa mengejutkan terjadi di sebuah kawasan permukiman padat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun diduga menjadi pelaku pembakaran yang menyebabkan belasan rumah warga hangus terbakar.
Insiden tersebut terjadi pada Senin malam dan langsung memicu kepanikan warga sekitar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, serta menyebabkan puluhan warga harus mengungsi.
Motif: Terinspirasi dari Film
Hasil penyelidikan sementara dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa sang anak melakukan aksi nekat tersebut setelah menonton sebuah film aksi bertema pembalasan dan pembakaran, yang ditonton melalui platform digital di ponsel milik keluarganya.
Menurut keterangan Kapolres Sukabumi, bocah tersebut menirukan adegan dalam film tanpa menyadari risiko besar yang ditimbulkan.
“Anak ini menyalakan api menggunakan korek dan membakar benda mudah terbakar di salah satu sudut rumah warga. Api dengan cepat menjalar ke rumah lainnya yang berdempetan,” jelas pihak kepolisian.
Pendekatan Psikologis dan Edukasi Dini
Karena masih di bawah umur, anak tersebut saat ini tidak ditahan, namun telah didampingi oleh psikolog anak dan petugas perlindungan anak untuk menjalani proses asesmen mental dan rehabilitasi.
Pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat juga mulai menggalakkan edukasi media dan literasi digital bagi anak-anak serta orang tua, agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ini jadi peringatan keras bagi kita semua. Orang tua harus tahu apa yang ditonton anak, apalagi jika menggunakan gawai tanpa pengawasan,” ujar Ketua LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia) Sukabumi.
Kebakaran dan Pengaruh Media: Kombinasi Berbahaya
Kejadian ini memperkuat kekhawatiran para ahli psikologi anak tentang pengaruh konten kekerasan dalam film terhadap perilaku anak, terutama yang masih belum bisa membedakan fiksi dan kenyataan.
Selain mengakibatkan trauma bagi warga terdampak, kasus ini juga membuka diskusi serius tentang tanggung jawab platform digital, kurasi konten, dan peran keluarga dalam mengarahkan tontonan anak.
Simak perkembangan terbaru dan edukasi seputar keamanan anak hanya di:
👉 https://gelanggangnews.com











