Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Beasiswa KIP Kuliah Tak Terkena Pemotongan Anggaran, Mahasiswa Tetap Mendapatkan Bantuan

ByAdmin Gelanggang

Feb 17, 2025

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tidak akan terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah. Mahasiswa yang saat ini menerima bantuan KIP Kuliah dijamin akan tetap mendapatkan manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam sebuah konferensi pers di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, pada Jumat (14/2), Sri Mulyani menyatakan bahwa anggaran untuk program KIP Kuliah tetap sebesar Rp14,69 triliun. Anggaran ini ditujukan untuk mendukung lebih dari 1 juta mahasiswa yang terdaftar sebagai penerima manfaat.

“Anggaran untuk KIP Kuliah tidak akan dipotong. Semua mahasiswa yang sudah menerima, maupun yang akan menerima beasiswa ini, bisa melanjutkan pendidikan mereka tanpa gangguan,” ujar Sri Mulyani.

Selain KIP Kuliah, sejumlah program beasiswa lain juga tidak terkena dampak efisiensi anggaran, seperti Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), dan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) di bawah Kementerian Agama. Total penerima beasiswa dari berbagai program ini mencapai lebih dari 40.000 mahasiswa.

Beasiswa KIP Kuliah Tak Terkena Pemotongan Anggaran, Mahasiswa Tetap Mendapatkan Bantuan

Namun demikian, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro, sebelumnya mengungkapkan bahwa anggaran untuk berbagai program lain mengalami pemotongan. Pada awalnya, pagu anggaran untuk Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains adalah Rp57,6 triliun, tetapi setelah dilakukan efisiensi, anggaran tersebut harus dikurangi sebesar Rp14,3 triliun.

Satryo menjelaskan, anggaran untuk KIP Kuliah yang semula sebesar Rp14,698 triliun kini dipangkas sebesar Rp1,319 triliun. Sementara itu, anggaran untuk Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) juga mengalami pengurangan sebesar Rp19,47 miliar. Program Beasiswa Kerja Sama Negara Berkembang (KNB) harus dipangkas sebesar 25 persen dari anggaran awal yang sebesar Rp85,34 miliar.

Meskipun ada pemotongan anggaran di beberapa program, Sri Mulyani menegaskan bahwa program beasiswa utama seperti KIP Kuliah dan program lainnya akan tetap berjalan tanpa gangguan, dan mahasiswa penerima beasiswa bisa terus melanjutkan pendidikan mereka tanpa masalah.