Pencurian Alat Elektronik di Sekolah Sragen, Pelaku Tinggalkan Pesan Maaf

Polisi berhasil menangkap tiga pria yang terlibat dalam aksi pencurian di SDN 3 Guworejo, Sragen, Jawa Tengah. Ketiga pelaku—Ilham Manzis (23), Syahrial Ika Suryono (35), dan Eko Widodo (30)—ditangkap setelah mereka berhasil melancarkan aksi pencurian dengan cara memanjat lewat plafon dan genting.

Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi pada tanggal 31 Januari 2025. “Setelah melakukan penyelidikan, kami berhasil menangkap ketiga pelaku pada awal Februari,” ujar Kapolres pada Rabu, 5 Februari 2025, seperti dilansir oleh detikJateng.

Namun, pencurian yang dilakukan oleh ketiga pelaku tidak hanya berhenti di SDN 3 Guworejo. Pada 2 Februari 2025, mereka kembali beraksi di SDN 3 Puro, Karangmalang. Total kerugian yang diakibatkan oleh kedua kejadian ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Pencurian Alat Elektronik di Sekolah Sragen, Pelaku Tinggalkan Pesan Maaf

Modus pencurian yang digunakan oleh para pelaku cukup cerdik. Mereka merusak plafon dan genting untuk bisa mengakses ruang sekolah dan mencuri barang-barang elektronik seperti komputer, printer, amplifier, dan alat audio lainnya. Setelah berhasil mengambil barang curian, pelaku menjualnya kepada pihak lain.

Kepala SDN 3 Guworejo, Ari Prakoso, menceritakan bagaimana kejadian tersebut bermula. “Awalnya, penjaga sekolah melaporkan bahwa kursi yang biasanya ada di tempatnya, hilang. Setelah diperiksa, ternyata pintu belakang sekolah dalam keadaan terbuka. Para pelaku masuk melalui genting kamar mandi dan plafon ruang kantor,” ujarnya.

Barang-barang yang dicuri antara lain speaker portabel berukuran 15 inci, mikrofon, amplifier TOA, dua printer, dan sebuah CPU. Kerugian yang dialami sekolah diperkirakan mencapai Rp 8-10 juta. Yang mencuri perhatian, pelaku meninggalkan sebuah pesan permohonan maaf di papan tulis yang berbunyi, “Maaf karena mencuri butuh uang,” lengkap dengan tanda tangan mereka.

Kasus ini menambah daftar pencurian yang terjadi di daerah Sragen, meskipun akhirnya para pelaku berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *