Akhir dari Pelarian Okoni Siep, Anggota KKB yang Bunuh Sopir Truk di Yalimo

Setelah tiga bulan buron, akhirnya Okoni Siep alias Nikson Matuan, salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, berhasil ditangkap. Okoni yang terafiliasi dengan kelompok yang dipimpin Aske Mabel, ditangkap pada Minggu (2/2) saat bersembunyi di hutan.

Brigjen Faizal Ramadhani, Kapala Operasi Damai Cartenz 2025, dalam keterangannya pada Senin (3/2/2025) menyampaikan, “Kami berhasil menangkap Okoni Siep, anggota kelompok KKB Yalimo yang terhubung dengan Aske Mabel.”

Selain menangkap Okoni, petugas juga berhasil menyita dua senjata api laras panjang jenis AK China 2000P, serta dua magazen yang berisi 46 butir peluru tajam. Senjata dan amunisi tersebut sebelumnya dibawa lari oleh Aske Mabel pada Juni 2024 dari Polres Yalimo.

Brigjen Faizal menegaskan bahwa penangkapan ini adalah bagian dari operasi berkelanjutan untuk menegakkan hukum dan memberantas kelompok yang telah meresahkan masyarakat Papua. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berusaha sampai semua pelaku dan jaringan mereka berhasil dihentikan.

Okoni, yang saat penangkapan dalam keadaan tangan terikat, terlihat sedang menjalani pemeriksaan di sebuah ruangan. Dalam foto yang dirilis oleh Satgas Ops Damai Cartenz, Okoni mengenakan kaos ungu lengan pendek dan tampak dengan rambut gimbal serta brewok tebal.

Akhir dari Pelarian Okoni Siep, Anggota KKB yang Bunuh Sopir Truk di Yalimo

Tindak Kejahatan Okoni: Pembunuh Sopir Truk

Brigjen Faizal juga menyebutkan bahwa Okoni Siep diyakini terlibat dalam aksi penembakan yang menewaskan seorang sopir truk bernama Muktar Layuk pada 5 November 2024 di kawasan Jalan Trans Wamena-Jayapura, Kampung Hobakma, Yalimo. Insiden tersebut terjadi saat korban turun dari truk untuk menelepon temannya yang berada di belakang truk. Tanpa diduga, korban ditembak dari arah gunung sebelah kiri.

Seorang saksi, Korinus Yohanis Wentken, yang berada di bawah truk, mendengar suara tembakan dan melihat korban sudah terjatuh dengan darah menggenang di sekitarnya. Saksi segera pergi dari lokasi kejadian untuk mencari bantuan dan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib di Polres Yalimo.

Petugas yang menerima laporan langsung turun ke tempat kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti. Sementara itu, korban segera dilarikan ke RSUD Er Dabi di Kabupaten Yalimo.

Penangkapan Okoni Siep ini menambah daftar keberhasilan dalam usaha penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang terus mengancam ketertiban dan keselamatan di Papua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *