Pada Kamis, 30 Januari 2025, kejadian mengejutkan terjadi di RSUD Koja, Jakarta Utara, ketika seorang petugas kebersihan menemukan janin yang terbuang di dalam septic tank rumah sakit. Petugas yang bekerja sebagai operator di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) itu, yang dikenal dengan inisial HS, tengah menjalankan tugasnya saat ia melihat benda yang mencurigakan di dalam septic tank tempat pembuangan limbah rumah sakit.
Setelah menemukan benda tersebut, HS segera mengangkat dan memberi tahu temannya. Mereka lantas melaporkan temuan tersebut kepada pihak manajemen rumah sakit. Janin yang ditemukan itu segera dibawa ke Instalasi Kamar Jenazah (IKJ) RSUD Koja dan pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
“Setelah menerima laporan dari rumah sakit, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada janin, hanya terdapat lebam di tubuhnya,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Koja, AKP Alex Chandra.

Diperkirakan janin tersebut berusia sekitar empat bulan, meskipun hasil autopsi resmi masih diperlukan untuk mengetahui lebih jauh penyebab kematian. Polisi juga sedang mengintensifkan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan janin tersebut.
“Penyelidikan terus kami lakukan, dan kami berharap bisa segera mengidentifikasi pelaku yang tega membuang janin ini dengan cara yang tidak manusiawi,” tambah AKP Alex.
Kasus ini mengundang rasa prihatin dari berbagai pihak, mengingat tindakan yang sangat tidak pantas ini dilakukan kepada janin yang tak bersalah. Hingga kini, pihak kepolisian terus bekerja keras untuk mengungkap siapa yang berada di balik perbuatan tersebut.
Sumber: www.gelanggangnews.com










