GelanggangNews – Bandung Barat – Sebuah truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat terperosok di kawasan TPS Ciwaruga, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Rabu (13/5/2026).
Detik-detik truk sampah masuk ke lubang besar itu terekam kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, truk jenis Hino 300 HDL 6×2 bernomor polisi D 9016 X mulanya melintas di atas jembatan dengan normal sambil membawa muatan sampah sekitar 2,4 ton atau 6 meter kubik. Namun, sesaat setelah kendaraan berhasil melintas, jalan cor beton tiba-tiba ambles dan membentuk lubang besar hingga memakan sebagian badan kendaraan.
Jalan Ambles Setelah Truk Melintas
Kepala UPT Kebersihan DLH Kabupaten Bandung Barat, Imam Fauzi, mengatakan bahwa bagian yang ambles bukan struktur jembatan, melainkan akses jalan cor beton setelah kendaraan melewati jembatan tersebut.
“Perlu diluruskan, bukan jembatannya yang ambruk. Setelah kendaraan melewati jembatan, jalan cor beton mengalami penurunan dan ambles,” kata Imam saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa truk sampah tersebut sedang dalam perjalanan menuju lokasi pembuangan saat insiden terjadi. Akibat kejadian itu, aktivitas pengelolaan sampah di lokasi sempat terganggu karena kendaraan harus dievakuasi menggunakan alat berat.
“Alhamdulillah, proses evakuasi sudah selesai dan kendaraan berhasil ditarik ke tempat aman,” ujar Imam.
Evakuasi Berlangsung Dramatis
Proses evakuasi truk yang terjebak di lubang berlangsung cukup lama karena posisi kendaraan tidak seimbang. Bagian bak belakang yang masih berisi sekitar 2,4 ton sampah berada di posisi lebih rendah, sementara bagian kabin berada lebih tinggi. Kondisi tersebut membuat petugas harus berhati-hati saat menarik kendaraan menggunakan derek dan crane.
“Muatan sampah masih utuh sekitar 2,4 ton sehingga proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan,” kata Imam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, lapisan tanah di bawah jalan cor beton diduga kosong atau berongga sehingga tidak mampu menopang beban kendaraan.
“Diduga tanah dasarnya kosong sehingga daya dukungnya tidak cukup saat dilintasi kendaraan bermuatan,” ucap Imam.
Meski demikian, Imam memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Pengemudi dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah jalan ambles. Sementara itu, kerusakan pada kendaraan hanya terjadi pada bagian bodi dan beberapa komponen.
“Tidak ada korban jiwa. Kerusakan hanya bersifat pada kendaraan saja dan akan segera kami perbaiki agar operasional kebersihan kembali berjalan normal,” tandasnya.










